oleh

Jelang Ramadhan, Kementrian Perdagangan RI Sidak di Mall Basah Mandonga

-FEATURED-61 dibaca

MEDIA KENDARI.COM, KENDARI- Jelang Ramadhan Kementerian Perdagangan bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sultra, serta Instansi terkait lakukan inspeksi dadakan (sidak) di Pasar Basah Mandongan, Selasa (16/05).

Staf Ahli Bidang Perdagangan Jasa Kementerian Perdagangan RI, Lasminingsih mengatakan, dirinya mewakili Menteri Perdagangan mengunjungi pasar tradisional untuk memantau harga bahan pangan menjelang puasa dan Idul Fitri. Setelah melakukan sidak pasar di 30 Provinsi sebelumnya dan Sultra provinsi ke 31, ia menilai harga bahan pangan di Sultra relatif stabil hanya beberapa yang mengalami kenaikan tapi seperti bawang dan cabe tapi masih wajar.

“Saya juga heran, harga daging segar kualitas baik disini harganya Rp110 ribu per kilogram, jauh lebih murah dari daerah-daerah lainnya,” ungkapnya.

Sementara untuk bahan pangan lainnya, tambah Lasminingsih, ada yang mengalami kenaikan harga berkisar Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Hal itu dinilai sebagai kenaikan dan penurunan harga yang masih dalam batas wajar dan normal.

“Yang tidak bisa ditolerir jika terjadi kenaikan harga hingga 10 persen,” ujar Lasminingsih.

Berikut beberapa harga hasil dari sidak, beras Rp 10 ribu per liter, beras Rp 10 ribu per liter , sedangkan cabai merah keriting dan cabai merah besar Rp 35 ribu per kilogram, gula pasir Rp 14 ribu per kilogram, dan minyak goreng bimoli Rp 15 ribu per liter.

Selain harga stabil, stok semua kebutuhan masyarakat masih aman hingga jelang bulan puasa. Stok yang tersedia pun masih aman untuk beberapa bulan ke depan sampai idul adha

“Pedagang pun tidak kesulitan dalam mendapatkan stok bahan pangan dan harga belum naik, karena permintaan masyarakat belum meningkat. Tapi, kami tidak memungkiri akan terjadi kenaikan harga,” tutupnya.
(MT/Red)

Terkini