oleh

Kader HMI di Kendari Ancam Ketua Umumnya untuk Lengser

KENDARI – Segenap Kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menggelar aksi demonstrasi di depan Sekretariat HMI cabang Kendari di Wisma Lafran Pane, Sabtu (27/01).

Para Kader HMI Komisariat UMK menuntut Ketua Umum HMI cabang Kendari, Arsadam Moita untuk turun dari jabatannya. Hal ini karena dinilai tidak melaksanakan tugasnya sebagai ketua umum terkait Surat Keputusan (SK) formatur terpilih HMI komisatiat UMK yang belum keluar.

Dari amatan Mediakendari.com, para pengurus HMI cabang Kendari tidak bersedia menemui masa aksi. Namun malah asik duduk bersama pengurus cabang yang lain sambil minum kopi.

Suasana semakin memanas dan terjadi adu mulut ketika salah satu oknum pengurus HMI cabang Kendari mengeluarkan kata-kata yang membuat masa aksi naik pitam.

“Bodoh kalian,” teriak salah satu oknum pengurus HMI cabang Kendari dengan suara lantang.

Koordinator Lapangan (Korlap), Erik Marzuki mengatakan, HMI Komisariat UMK seharusnya sudah menerima SK dari Pengurus HMI cabang Kendari sebagai salah satu pijakan untuk melakukan aktivitas organisasi.

Nanum dengan berbagai alasan, Ketua Umum HMI cabang Kendari terkesan menghalang-halangi dan tidak memperdulikan SK formatur HMI komisariat UMK tersebut.

“Ketua Umum Cabang sudah beberapa kali menjanjikan SK kepada formatur terpilih dan para kader HMI komisariat UMK melalui rapat harian cabang, tapi sampai saat ini SK tak kunjung dikeluarkan,” terik Erik dalam orasinya.

Di tempat yang sama, salah satu kader HMI komisariat UMK, Ahmad Jaya menegaskan, apabila tuntutannya tidak diindahkan, maka pihaknya mengancam untuk mendatangkan masa yang lebih banyak lagi.

“Apabila ini tidak diindahkan, maka kami akan datang dengan masa yang lebih banyak untuk menduduki Sekret HMI Cabang Kendari,” ancam Ahmad.

Reporter: Ruslan
Editor: Jubirman

Terkini