oleh

Kadikbud Sultra Tegaskan Tidak ada Potongan Beasiswa Sultra Cerdas

Reporter : Rahmat R.

KENDARI – Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan (Kadikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Asrun Lio menegaskan tidak ada pemotongan bagi penerima beasiswa S1, S2, dan S3 dalam program beasiswa Sultra Cerdas. Sebab penyaluran beasiswa tersebut langsung kepada para penerima masing-masing melalui rekening bank tiap penerima beasiswa.

Hal ini dinyatakan langsung oleh Asrun Lio melalui pers release, Senin, 21 Desember 2020.

Seperti diketahui, pemerintah Provinsi Sultra tahun 2020, telah menggelontorkan beasiswa kepada masing-masing penerima beasiswa yaitu, sebanyak 185 orang untuk beasiswa program S1, sebanyak 12 orang beasiswa untuk program S2, dan sebanyak 3 orang penerima beasiswa untuk program S3.

Beasiswa ini sebagai salah satu program utama pemerintah Sultra dibawah pemerintahan Gubernur Sultra, H Ali Mazi, SH dan Wakil Gubernur, Lukman Abunawas. Menurutnya, saat ini proses penyaluran beasiswa sudah masuk tahap pencairan.

Selanjutnya, kata Asrun, pihaknya mengimbau kepada para penerima beasiswa agar dalam proses pengurusan pencairan beasiswa tersebut, tidak mempercayai adanya oknum yang tidak bertanggung jawab, mengaku mengatasnamakan pihak Dikbud Sultra, yang melakukan permintaan pemotongan atas biaya apapun dan besaran berapapun jumlahnya.

Pihaknya menegaskan sama sekali tidak ada pemotongan jumlah beasiswa yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jadi jangan mempercayai oknum yang tidak bertanggungjawab apalagi mengatasnamakan Dikbud melakukan pemotongan, dan ini tidak mungkin sebab langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima beasiswa,” urai Asrun Lio.

Besaran jumlah penerima beasiswa tersebut, bervariasi menurut jenjang masing-masing, yaitu program S1 sebesar Rp. 7,5 juta per orang, S2 sebesar 15 juta per orang, dan S3 sebesar 30 juta per orang. Dana tersebut merupakan APBD murni Sultra sebagai salah satu program utama pemerintah daerah Sultra di bidang pendidikan.

“Hal ini merupakan komitmen Gubernur Ali Mazi, sebagai salah satu program utama di bidang pendidikan guan memajukan dan mendorong kualitas sumberdaya manusia di Sulawesi Tenggara melalui program pemberian bantuan dana beasiswa,” sambung Asrun Lio.

Ia menjelaskan proses pencairan beasiswa saat ini masuk pada proses pembuatan buku rekening masing-masing penerima beasiswa, dan dalam minggu ini diharapkan telah cair seluruhnya sehingga bisa sampai ke tangan tiap mahasiswa.

Alumni S3 The Australian Nasional University, Canbera – Australia ini berharap dana beasiswa yang diterima oleh para mahasiswa bisa bermanfaat serta dapat membantu meringankan biaya akademik mahasiswa. (c).

Terkini