DAERAHKENDARIKOLAKA UTARANEWSSULTRA

Kapal Bermuatan Tiga Penumpang Alami Mati Mesin di Perairan Desa Kokapi, Tim SAR Kendari Dikerahkan

58
Basarnas Kendari turunkan Tim Rescue Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari bergerak cepat melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap sebuah kapal yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Kokapi, Kabupaten Konawe Utara, Jumat malam (10/7/2026). Foto.Istimeawa

KONUT.Mediakendari.com – Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari bergerak cepat melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap sebuah kapal yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Kokapi, Kabupaten Konawe Utara, Jumat malam (10/7/2026).

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 21.45 WITA dari Ilham, anggota Polsek Lalonggasumeeto. Dalam laporannya, disebutkan satu unit kapal dengan tiga orang di atas kapal (Person On Board/POB) mengalami mati mesin saat berada di perairan Desa Kokapi.

Basarnas Kendari turunkan Tim Rescue Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari bergerak cepat melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap sebuah kapal yang mengalami mati mesin di sekitar perairan Desa Kokapi, Kabupaten Konawe Utara, Jumat malam (10/7/2026). Foto.Istimeawa

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 22.00 WITA Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk memberikan bantuan SAR kepada para korban.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., menjelaskan bahwa lokasi kejadian berada sekitar 25 Nautical Mile (NM) atau sekitar 46 kilometer dari Dermaga Basarnas Kendari.

“Berdasarkan informasi yang diterima, kapal tersebut mengalami mati mesin saat dalam perjalanan dari Boenaga menuju Batugong. Tim Rescue telah diberangkatkan untuk memberikan bantuan dan memastikan keselamatan seluruh penumpang kapal,” ujarnya.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca di lokasi operasi SAR dilaporkan cerah dengan kecepatan angin mencapai 12,5 kilometer per jam dari arah timur laut. Sementara tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,5 meter.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR ini meliputi SMC dan Staf SMC KPP Kendari, Rescuer KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, serta Anak Buah Kapal (ABK) KN SAR Pacitan.

Dalam pelaksanaan operasi, tim SAR menggunakan sejumlah peralatan pendukung, antara lain Rescue Car, Rigid Inflatable Boat (RIB), peralatan SAR medis, peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Berdasarkan informasi awal, kapal dengan tiga orang penumpang tersebut berangkat dari Boenaga menuju Batugong pada siang hari. Namun, dalam perjalanan mesin kapal mengalami kerusakan dan mati di sekitar perairan Desa Kokapi sehingga membutuhkan bantuan evakuasi.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas ketiga korban masih dalam proses pendataan. Operasi SAR masih berlangsung dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah tim tiba di lokasi kejadian.

Sementara itu, masyarakat yang beraktivitas di sekitar perairan Konawe Utara diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kelengkapan peralatan keselamatan saat berlayar.(***)

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version