KENDARI, MEDIAKENDARI.com – Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulawesi Tenggara, Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa proses seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Tahun 2025 dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Sidang Akhir Kelulusan SIP 2025 yang digelar di Aula Dharana Lastarya Polda Sultra, Selasa (30/12/2025).
Sidang akhir ini merupakan tahapan penentuan hasil seleksi bagi seluruh peserta SIP setelah melewati rangkaian seleksi yang ketat dan berjenjang. Tercatat sebanyak 312 personel Polri mengikuti seleksi SIP Tahun 2025, dan 212 peserta berhasil melaju hingga tahap akhir.
Berdasarkan hasil sidang akhir, sebanyak 68 peserta dinyatakan lulus terpilih. Sementara itu, peserta lainnya dinyatakan belum memenuhi persyaratan kelulusan yang telah ditetapkan oleh panitia seleksi.
Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto menjelaskan bahwa penetapan kelulusan dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan seluruh aspek penilaian, mulai dari administrasi, akademik, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, hingga penilaian mental dan kepribadian.
“Seluruh proses seleksi SIP ini dilaksanakan dengan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Tidak ada intervensi, tidak ada rekayasa, semuanya murni berdasarkan kemampuan dan hasil penilaian peserta,” tegasnya.
Ia berharap para peserta yang dinyatakan lulus dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya untuk meningkatkan kapasitas dan integritas diri sebagai calon perwira Polri.
Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan perwira yang profesional, berkarakter, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Sidang akhir kelulusan SIP 2025 ini diharapkan mampu melahirkan perwira pertama Polri yang berkualitas serta berkontribusi nyata dalam mendukung peningkatan kinerja dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara. (C)
Laporan: Ahmad Mubarak
