oleh

Kebijakan Pemkab Kolaka Utara Diprotes Sejumlah Awak Media

-NEWS-1.083 dibaca

 

Reporter: Pendi

KOLAKA UTARA – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara hanya mengakomodir empat media untuk dijadikan mitra dalam menyajikan dan menyampaikan serta memberi informasi pemerintahan kepada publik. Efek dari keputusan tersebut, Pemkab Kolaka Utara mendapat protes para awak media.

Awak media cetak maupun daring (online) pun mendatangi Dinas Kominfo dan Sekda Kolaka Utara untuk menanyakan hal tersebut pada Senin, 12 April 2021. Mereka menganggap terkesan ada yang dispesialkan dalam alokasi anggaran yang diberikan.

Sebabnya dua media cetak dan dua media daring mendapat anggaran 40 juta rupiah. Sementara media lainnya hanya mendapat 10 juta rupiah untuk setahun.

“Kami selaku wartawan ada sekitar 16 orang merasa ini tidak adil. Kenapa harus ada yang diberikan anggaran yang banyak sedangkan kami baik cetak maupun online hanya diberikan sekitar 10 juta tahun 2021. Kami sudah sepakat dengan wartawan lain untuk memutuskan dan tidak lagi bermitra dengan Pemda Kolaka Utara untuk tahun 2021,” kata perwakilan wartawan saat menemui Kadis Kominfo Kolaka Utara, Rahman.

Rahman membenarkan terkait empat media yang mendapat porsi anggaran lebih besar dibandingkan media lainnya di Kolaka Utara.

“Jadi untuk anggaran media pada tahun 2021 sebanyak 360 juta rupiah,” terangnya.

Sekda Kolaka Utara, Taufiq Sonda mengatakan jika keempat media tersebut telah mendapat persetujaun Bupati Kolaka Utara. Untuk itu, ia mengaku masalah ini akan dibicarakan dulu dengan Bupati Kolaka Utara.

“Empat media tersebut menghadap kepada saya dan menyampaikan permintaan mereka melalui proposal yang sebelumnya mereka sudah menghadap ke pak bupati dan disetujui. Jadi untuk masalah ini nanti saya akan menghadap ke Pak Bupati kalau beliau sudah ada di Kolaka Utara untuk didiskusikan mencarikan solusinya,” katanya. (B)

Terkini