oleh

Kelompokan Objek Wisata di Sultra, Dinas Pariwisata Sebut Wisata Alam Jadi Penyumbang Utama

Reporter: M. Ardiansyah R.

KENDARI – Banyaknya objek wisata di Sulawesi Tenggara kini Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara mulai melakukan pengelompokan berdasarkan originalitas pasar atau pengunjung.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, I Gede Panca mengatakan pengelompokan tersebut meliputi objek wisata mancanegara, objek wisata untuk wisatawan nusantara dan objek wisata untuk wisatawan lokal.

Penyusunan kelompok objek wisata ini untuk menindaklanjuti petunjuk dan saran Gubernur Sulawesi Tenggara H. Ali Mazi agar memudahkan pemangku kepentingan di industri pariwisata dalam melakukan strategi matchmaking destinasi dengan pasarnya.

Menurut Panca, profil wisatawan mancanegara di Sultra sebagian besar mengunjungi objek wisata dengan kategori minat khusus seperti diving, petualangan alam ke tempat-tempat baru dan wisata budaya. Hingga saat ini destinasi wisata petualang masih menjadi penyumbang wisatawan.

“Inilah kekuatan atau daya tarik utama pembeda daerah kita dengan destinasi lainnya di Indonesia,” ucapnya Panca, Senin (21/10/2019).

BACA JUGA: Berkunjung ke Buton Utara, Banyak Pilihan Tempat Wisata

Panca menuturkan, destinasi wisata jalur Pulau Buton dan Wakatobi seperti kawasan bakau Buton Utara — Hutan Lambusango hingga ke pulau Hoga, Wakatobi dan jalur wisata Padamarang — Mekongga di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Utara menjadi objek wisata yang menarik yang patut dikunjungi.

“Untuk destinasi wisata Padamarang terdapat pantai berpasir putih, ada pasir timbul, spot dive, jalur pendakian dan panorama puncak padamarang, menyajikan pemandangan yang sangat baik untuk pengambilan foto,” tuturnya.

Ia berharap, Padamarang dapat menjadi salah satu titik singgah kapal wisata rekreasi di Sultra.

“Gunung Mekongga merupakan puncak gunung tertinggi yang ada di Sultra. Di kawasan ini banyak terdapat sungai-sungai besar yang dapat dijadikan spot arung jeram, air terjun dan tentunya keragaman hayati flora dan fauna endemik Sulawesi,” katanya. (A)

Terkini