oleh

Ketahui Syarat dan Aspek Desa Wisata

-NEWS-18 dibaca

Bulukumba, 23 November 2021 – Sebanyak 1.862 peserta mendaftarkan dirinya untuk
mengikuti Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang
diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Si
berkreasi bersama Dyandra Promosindo,yang dilaksanakan secara virtual pada 23 November
2021 di Bulukumba, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada
penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema saat ini adalah
“Promosi Digital agar Daerah Wisata Terkenal”.

Empat orang narasumber tampil dalam seminar ini, yaitu Erin Gayatri selaku peneliti muda
Pusat Studi dan Keamanan UGM; Upi Asmaradhana selaku trainer sekaligus praktisi; Syamsul
Asri selaku advokat sekaligus managing partner ASRI Law Firm; serta Ravianka Calista sebagai
pemuka pendapat kunci sekaligus dokter gigi. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Richard Lioe.
Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan
peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan video Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang
menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. “Infrastruktur digital tidak berdiri
sendiri. Jadi, saat jaringan internet sudah tersedia, harus diikuti dengan kesiapan-kesiapan
pengguna internetnya agar manfaat positif internet dapat dioptimalkan untuk membuat
masyarakat semakin cerdas dan produktif,” kata Presiden.

Pramuka

Materi pertama dibawakan Erin Gayatri yang membawakan materi “Keterampilan Digital untuk
Kemajuan Pariwisata”. Ia membuka sesinya dengan menjelaskan mengapa keterampilan digital
merupakan hal penting untuk dimiliki pada era ini. Menurut Erin, keterampilan digital dapat
diperoleh dengan berbagai cara. “Anda dapat belajar secara otodidak serta memanfaatkan
kursus daring yang tersedia di internet, mulai dari yang gratis hingga yang berbayar,” ujarnya.

Sesi pemaparan materi dilanjutkan Ravianka Calista dengan tema “Peran dan Fungsi e-Market
dalam Mendukung Produk Lokal”. Ravianka menjelaskan bahwa salah satu produk lokal yang
dapat memberikan banyak keuntungan bagi masyarakatnya apabila dapat dikelola dengan baik
adalah desa wisata. Syaratnya adalah harus ada keaslian atau ciri khas pada desa wisata, tradisi
lokal milik desa, serta sikap dan nilai dari masyarakat desa itu sendiri.

“Mengapa ini menjadi
penting? Karena masyarakat harus siap terhadap perubahan yang akan datang mengingat akan
ada banyak orang dari luar desa yang berlalu lalang berkunjung,” tuturnya.
Pemateri ketiga, Upi Asmaradhana, memaparkan tema “Mengenalkan Budaya Indonesia melalui
Literasi Digital”. Ia menjelaskan berbagai cara untuk memperkenalkan kebudayaan dan
mempromosikannya di dunia digital seperti melakukan kolaborasi dengan para pemangku
kepentingan. “Kolaborasi yang baik dapat melahirkan efek domino yang tentunya dapat
mempercepat proses pemasaran dan membawa keuntungan bagi masyarakat lokal,” ucap Upi.

Syamsul Asri menutup sesi pemaparan dengan materi berjudul “Perlindungan Hak Cipta di
Ranah Digital”. Untuk mendapatkan hak cipta secara otomatis, pencipta dapat mempublikasikan
karyanya, baik lewat situs daring, acara publik, maupun media cetak.”Ketentuan pidana bagi
yang melakukan pelanggaran hak cipta telah diatur dalam pasal 112 – pasal 120 pada UU Hak
Cipta”, jelas Syamsul.

Webinar literasi digital ini mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena
menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Salah satunya
menanyakan langkah awal apa yang dapat diambil untuk mengedukasi kepada kawan-kawan
yang masih awam terhadap komunikasi di era digital. Menanggapi pertanyaan tersebut, Erin
menjawab bahwa langkah paling mudah dan bisa dilakukan di awal adalah menyorotnya ke
media sosial untuk mendorong orang-orang untuk membantu. Lalu, kita juga dapat menjadikan
daerah tersebut sebagai daerah target untuk kegiatan sosial yang membawa materi mengenai
literasi digital.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan
secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan
materi yang informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin
mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/
dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus
untuk wilayah Sulawesi.

***

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:
Humas Literasi Digital Sulawesi
Email : [email protected]
Website : https://event.literasidigital.id
Instagram : @siberkreasisulawesi
Twitter : @SiberkreasiSul
Facebook : Siber Kreasi Sulawesi

Penulis : Redaksi

Terkini