oleh

Kisah Inspiratif Rida Ayuk Ummanti, Jadi Kasek di Usia Muda Sembari Geluti Dua Bisnis Berbeda

-NEWS-555 dibaca

 

Reporter: Supriyadin Tungga / Editor: Kang Upi

KENDARI – Meski usianya masih terbilang belia, namun pencapaian Rida Ayuk Ummanti dalam fase perjalanan hidupnya patut diacungi jempol dan layak menjadi panutan bagi sebayanya.

Betapa tidak, pemudi berusia 25 tahun ini telah menduduki posisi mentereng yang jarang dipegang perempuan muda seusianya, yaitu sebagai Kepala PAUD Islam Insan Unggul Ranomeeto.

Tidak hanya itu, alumnus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari ini juga sukses mendirikan dan mengelola sejumlah usaha, yang dilakoninya sembari menjalankan profesinya sebagai pendidik.

Ditemui MEDIAKENDARI.com, Kamis 1 April 2021, Rida Ayu Ummanti menceritakan, jiwa enterpreneurship-nya tumbuh saat dirinya masih menjalani pendidikan S1 di Kampus IAIN Kendari.

Ketgam: Rida Ayu Ummanti

Menurutnya, setelah ayahnya meninggal di tahun 2016, dirinya harus mengambil alih peran sang ayah sebagai tulang punggung dalam keluarga, untuk mengatasi desakan kebutuhan ekonomi.

“Meski keadaanku sebagai piatu saya tidak pantang menyerah untuk mewujudkan cita-cita besar saya,” kata Rida Ayu Ummanti.

Meski sempat tertatih-tatih di awal perjalanan, namun bisnis yang digarapnya saat kuliah semester 6 itu perlahan membuahkan hasil memuaskan hingga bisa menjadi tumpuan hidup.

Selain untuk membiayai kuliah, kata perempuan yang bercita-cita menjadi dosen ini, keuntungan bisnisnya digunakan untuk membiayai sekolah adiknya yang masih duduk di kelas 2 salah satu MTs di Konsel.

“Saat ini saya masih konsisten dengan cita-cita saya untuk berupaya semaksimal mungkin merawat dan mengembangkan bisnis dan profesi saya sebagai kepala sekolah,” kata Rida.

Putri sulung dari dua saudara ini menyebut, untuk saat ini dirinya fokus berbisnis dengan membuka toko online dengan brand Ummanti_Store dan salon kecantikan dengan brand Ummanti_Makeup.

ketgam: Foto bersama orang tua peserta didik PAUD Islam Insan Unggul Ranomeeto, dalam kegiatan Fanily Gathering dirangkaikan penerimaan rapor.

Dara yang juga sedang menempuh studi magister di Pascasarjana IAIN Kendari menuturkan jika dirinya bisa mencapai posisi saat ini dengan memegang prinsip untuk tidak bergantung pada orang lain.

“Tidak selamanya kita bisa bergantung pada orang lain. Tidak setiap saat kita bisa mengandalkan orang lain. Oleh karena itu, menjadi perempuan yang mandiri dan bisa bertumpu di atas kakinya sendiri sangatlah penting,” tegas Rida.

Untuk itu, dirinya berharap agar kaum perempuan bisa mengikuti jejaknya untuk membangun bisnisnya dari usia belia, agar bisa mandiri secara ekonomi dan bisa membahagiakan keluarga.

Rida mengungkapkan, dari toko online yang dikelola dengan menjajakan beragam produk gaya hidup kekinian itu, dirinya bisa meraup keuntungan hingga Rp 3 – Rp 5 juta per bulannya.

Sementara, dari bisnis salon kecantikan yang juga dijalankannya secara online dengan merias pelanggan dirumahnya itu, dirinya bisa menghasilkan keuntungan hingga Rp 500 ribu – Rp 1 juta perhari.

“Salon kecantikanya bisa capai Rp 1 juta an perhari itu kalau ada moment besar seperti kegiatan wisuda. Kalo normalnya di hari-hari biasa umumnya sekitar Rp 500 ribu,” ujar Rida.

Rida berharap, usaha dan profesi yang saat ini di gelutinya itu agar senantiasa di lancarkan dan omsetnya bertambah terus hingga dirinya bisa menghasilkan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Ketika omsetnya bertambah saya berkeinginan untuk bisa menghasilkan lapangan kerja bagi teman, keluarga, dan masyarakat pada umumnya,” pungkas Rida. /B

Terkini