KENDARI, MEDIAKENDARI.COM — Kondisi distribusi dan konsumsi energi di wilayah Sulawesi Tenggara dilaporkan kembali normal setelah melewati periode Ramadan dan Idulfitri. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menjelaskan bahwa lonjakan permintaan yang terjadi selama momen hari besar keagamaan kini telah berangsur menurun. Pola konsumsi masyarakat pun disebut telah kembali ke kondisi normal seperti hari-hari biasa.
“Setelah periode Ramadan dan Idulfitri, permintaan BBM dan LPG mengalami penurunan dan kini sudah kembali stabil. Saat ini tidak ada penambahan pasokan karena konsumsi sudah berada pada level normal,” ujarnya.
Meski demikian, Pertamina tetap melakukan pengawasan secara intensif terhadap distribusi energi guna memastikan pasokan tetap tersedia hingga ke tingkat masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun kelangkaan di lapangan.
Selain menjaga stabilitas pasokan, Pertamina juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi. Imbauan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong efisiensi energi secara nasional.
“Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan BBM dan LPG secara bijak. Penggunaan yang tepat tidak hanya menjaga ketersediaan energi, tetapi juga mendukung ketahanan energi nasional,” tambah Lilik.
Dengan kondisi stok yang memadai dan distribusi yang berjalan lancar, Pertamina optimistis kebutuhan energi masyarakat di Sulawesi Tenggara dapat terus terpenuhi. Namun demikian, peran aktif masyarakat tetap menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan antara konsumsi dan ketersediaan energi.
(B)
Laporan: Ahmad Mubarak
