Reporter: Hasrun
Editor : Kang Upi
RUMBIA – Komando Rayon Militer (Koramil) 1413-06/Rumbia, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) menghimbau pendukung Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres), untuk tetap menjaga diri dan keamanan usai Pemilu.
Komandan Rayon Militer (Danramil), Kapten Inf Rasid Tandri mengatakan, meski quick count dari berbagai lembagai survei sudah diumumkan, namun hal tersebut belum bisa dijadikan ukuran sebagai hasil Pemilu 2019.
Baca Juga :
- Pemprov Sultra Layangkan Undangan Kedua untuk Nur Alam dalam Mediasi Konflik Yayasan Unsultra
- HPN, Eks Ketua GMNI Kendari: Pers Penyangga Demokrasi dan Mitra Strategis
- Terlibat Mafia Ore Nikel, Eks Kepala KUPP Kolaka Divonis 5 Tahun Penjara
- Kapolda Sultra Pimpin Patroli Laut, Amankan Pelabuhan dan Wisata Jelang Ramadan
- Dalangi Aksi Anarkis, KAD Resmi Ditahan Polda Sultra
- SMA Unggul Garuda Resmi Dibuka di Sultra, Ini Syarat Masuknya
“Karna Pemilu ini kan walaupun sudah ada quick qount, belum bisa kita jadikan patokan. Jadi dasar kita adalah hasil pengumuman dari KPU,” terangnya.
Untuk itu, kata Kapten Rasid Tandri, masyarakat pendukung Capres dan Cawapres di daerah itu, harus tetap menjaga diri serta menjaga keamanan agar kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif.
“Masyarakat harus tetap menjaga keamanan, jangan melakukan hal-hal yang kurang baik apalagi sampai melanggar hukum,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat pendukung Capres dan Cawapres, agar tidak terbawa arus pada isu yang dapat memprovokasi dan membenturkan sesama warga.
“Kalau selama ini di media mengatakan 01 atau 02 yang menang, itu belum bisa jadi patokan, dasar kita adalah KPU, masyarakat tetap tenang,” tandasnya.
Selain itu, Kata Kapten Rasid, kedua pasangan capres dan cawapres tersebut adalah warga Indonesia, jadi siapapun yang terpilih nantinya itulah pemimpin masyarakat Indonesia. (A)
