oleh

Korwil Peradi Gandeng Unsultra Gelar PKPA di Kendari

-NEWS-332 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Koordinator Wilayah (Korwil) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Sultra menggandeng Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) menggelar Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan I yang diikuti 21 peserta.

Kegiatan ini berlangsung pada salah satu hotel di Kendari serta dibuka langsung oleh Rektor Unsultra Prof. Andi Bahrun, pada Sabtu, (12/11/22).

Korwil Peradi Sultra, Syahiruddin Latif membeberkan, pendaftar PKPA berjumlah 25 orang.

“Jadi yang melengkapi syarat dan mengikuti PKPA hanya 21 para peserta yang mengikuti PKPA nanti akan diberikan sertifikat sebagai jembatan untuk menjadi advokat,” katanya di sela-sela acara.

“Setelah sertifikat ada, maka akan menunggu Ujian Profesi Advokat (UPA). Rencananya mengikuti UPA Desember ini, namun pendaftaran telah ditutup. Jadi akan menunggu jadwal UPA berikutnya,” sambung Syahiruddin.

selanjutnya, Peradi juga akan membuka ruang kepada peserta PKPA untuk berdiskusi dan menjalani try out sebelum mengikuti UPA.

“Nanti peserta juga akan diberi buku pintar, sebagai bekal untuk menjalani profesi advokat,” tukasnya.

Di tempat yang sama, Prof. Andi Bahrun menyebut, perlu mensejajarkan kualitas Peradi pusat dan Korwil.

“Karenanya penting untuk menggunakan jiwa dan pikiran, selain kaki dan tangan dalam menggelar PKPA. Kegiatan ini pertama digelar atas Kerjasama Peradi-Unsultra dalam rangka menambah jumlah advokat,” jelasnya.

“Sebenarnya tak cukup hanya menambah kuantitas, tapi yang terpenting melahirkan advokat berkualitas. Kehadiran peserta, saya harap atas niat tulus untuk menjadi advokat yang terus meningkatkan skil dan keterampilan. Membangun jejering di nasional dan global. Juga melek teknologi. Bahkan, betul-betul menghadirkan keadilan bagi Sultra sebagai masa depan Indonesia,” sambung Andi Bahrun.

Menurut dia, Indonesia menghadapi tantangan dan tsunami hukum di era disrupsi. Olehnya ktu, semua pihak tidak bisa mengelakkan perkembangan teknologi, maka advokat juga harus melek teknologi. Apalagi saat ini sudah ada elektronik lawyers. Jadi lawyers harus terus belajar dan belajar.

“PKPA yang lahir di era disrupi, ia berharap calon lawyer meningkatkan literasi dan kemampuan teknologi. Sehingga tak tergilas zaman dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat yang mencarinya,” tandas Rektor Unsultra ini.

Reporter : Rahmat R.