Kota Kendari Raih Penghargaan Terbaik Kedua TP2DD

NEWS188 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Kota Kendari berhasil meraih penghargaan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) terbaik kedua untuk kategori daerah se-tingkat kota di wilayah Kawasan Timur Indonesia.

Raihan penghargaan ini diumumkan dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) TP2DD di Jakarta, pada Selasa 6 Desember 2022.

Sebanyak 26 Pemda ditingkat provinsi, kabupaten dan kota meraih penghargaan ini, karena dinilai telah optimal dalam melakukan akselerasi digitalisasi.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Sultra, Doni Septadijaya menuturkan, Kota Kendari menjadi satu-satunya Pemda di Sultra peraih penghargaan tersebut.

Baca Juga : Pj Bupati Bombana Galakkan Tanam Sayur dan Buah di Lahan Kosong

Kota Kendari dinilai telah berhasil mencapai status maju pada tahun 2021 lalu dan tetap sukses mempertahankan status tersebut hingga saat ini.

“Dengan elektronifikasi transaksi keuangan Pemda, Kota Kendari mencatatkan pertumbuhan PAD sebesar 9,6 % hingga Oktober 2022,” jelas Doni Septadijaya, Rabu, 7 Desember 2022.

Dony menyebut, hampir seluruh pendapatan pajak maupun retribusi di Kota Kendari bisa dibayar secara non tunai melalui QRIS, ATM, mobile banking maupun kanal pembayaran non tunai lain.

“Selamat kepada Kota Kendari, terus berakselerasi menjadi pemerintahaan daerah yang maju dengan eletronifikasi pemerintahan daerahnya,” ujar Doni Septadijaya.

Dony juga menambahkan, sebagaimana amanat Kepres Nomor 3 Tahun 2021, P2DD bertujuan untuk mendukung tata kelola keuangan melalui elektronifikasi transaksi Pemda.

Tata Kelola tersebut untuk kegiatan transaksi belanja dan pendapatan daerah, serta pembayaran di masyarakat secara non tunai yang berbasis digital.

Baca Juga : Rayakan Dies Natalis ke-2, Sivitas Akademika UWM Perkuat Jalinan Silaturahmi Lewat Berbagai Lomba

Doni juga mengungkapkan, perkembangan terakhir digitalisasi pemerintah pada Semester I 2022 dinilai baik menunjukkan hasil positif.

Indikator lainnya juga menunjukkan mayoritas transaksi keuangan daerah yang telah terelektronifikasi, perluasan berbagai kanal pembayaran nontunai, serta pengembangan ekosistem pembayaran digital di daerah.

“Pemda kategori digital tercatat menjadi 283 Pemda dari 199 Pemda pada semester sebelumnya atau naik 42%,” pungkasnya.

Reporter: Sardin.D

Facebook : Mediakendari