oleh

KOTAKU Ungkap Wilayah Kumuh Sultra Seluas 691,66 Hektar

KENDARI – Banyaknya wilayah kumuh di Sulawesi Tenggara (Sultra) KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) yang bernaung di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) gencar melalukan sosialisasi terhadap masyarakat.

Tenaga Ahli Sosialisasi OSP 8 KOTAKU Sultra, Andi Ardiansyah menerangkan, dari data nasional luasan lahan atau wilayah kumuh mencapai 38.421 hektar untuk dilakukan pembebasan.

Sementara untuk wilayah Sultra, kata Andi Ardiansyah, tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kabupaten Muna, Kolaka, Kota Kendari dan Baubau dengan luasan 691,66 hektar lahan kumuh.

“Itu ada di 127 kelurahan di empat wilayah tersebut dan sampai April 2017 lalu itu sudah berkurang 187 hektar,” ungkapnya, saat ditemui di Taman Wali Kota Kendari, Kamis (7/6/2018).

“Kalau target untuk 2018 itu sebanyak 387 hektar untuk pengurangan wilayah kumuh,” tambahnya.

Sementara itu, Konsultan Program KOTAKU Kota Kendari, Arisandi menerangkan, khusus untuk Kendari terdapat luasan 397 hektar wilayah kumuh yang tersebar di 64 kelurahan.

“Dari 64 kelurahan, ada 53 kelurahan wilayah kumuh,” ungkapnya di sela-sela lomba mewarnai untuk Anak Usia Dini dan sosialisasi KOTAKU di Taman Wali Kota Kendari.

Arisandi menerangkan, dalam sosialisasi, pihaknya mendampingi masyarakat untuk tidak berprilaku buruk yang dapat membuat wilayah menjadi kumuh.

Ia juga mengungkapkan, memiliki program Seratus Nol Seratus yang artinya, 100 persen (%) pelayanan air minum, 0% kawasan kumuh, 100% akses sanitasi.

“Kita juga bekerjasama dengan Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) di tiap kelurahan, karena mereka adalah penggerak kegiatan,” paparnya.

“BKM yang merencanakan, melaksanakan monitoring dan pemeliharaan hasil kegiatan,” pungkasnya.


Reporter: Kardin

Terkini