oleh

Kreatif dan Produktif Berkarya di Dunia Maya

-NEWS-10 dibaca

Makassar, 19 November 2021 – Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 19 November 2021 di Makassar, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Menjual Jasa dan Karya Lewat Internet”.

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari Akuntan LAZISMU Makassar Rahayu Japar, Pemengaruh Wisata Nur Aina, Pendiri Gerakan Infaq Seribu Rupiah Andri Fikri Paokuma, dan Fasilitator Keuangan Vega Isdarini. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Agung Cahyono selaku jurnalis TV. Kegiatan webinar kali ini diikuti oleh 636 peserta dari berbagai kalangan usia maupun profesi. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, sesi pemaparan dibuka oleh narasumber pertama yaitu Rahayu Japar yang membawakan materi kecakapan digital bertema “Tren Pekerjaan dan Usaha di Dunia Digital”. Menurut Rahayu, berbagai keterampilan yang mesti dikuasai agar bisa sukses bekerja maupun berbisnis di dunia digital, antara lain kemampuan bekerja secara mandiri, kolaboratif, komunikatif, inovatif, dan kreatif. Asah dan tingkatkan terus kemampuan digital dengan mengikuti kursus daring, terlibat dalam proyek, aktif bertanya kepada yang lebih ahli, dan lengkapi dengan sertifikasi yang kredibel. “Hidup di era digital, dituntut untuk mampu beradaptasi, berkreasi, dan berinovasi agar tidak tereliminasi,” ujarnya.

Pramuka

Berikutnya, Nur Aina menyampaikan materi etika digital berjudul “Cara Berinteraksi dan Kolaborasi di Ruang Digital Sesuai Etika”. Ia mengatakan, dalam bermedia sosial, unggahlah konten yang informatif, saring terlebih dahulu informasi sebelum membagikannya, dan tingkatkan kepercayaan diri dengan mengunggah karya pribadi. “Bangun juga relasi dan kerja sama dengan berkolaborasi untuk mempromosikan bisnis maupun membuat kegiatan inspiratif serta bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sebagai pemateri ketiga, Andri Fikri Paokuma membawakan tema budaya digital tentang “Literasi Digital bagi Guru dan Murid di Era Digital”. Menurut dia, untuk menciptakan pembelajaran daring yang efektif, baik guru maupun murid harus terus meningkatkan kemampuannya dalam menguasai teknologi digital. “Untuk menarik siswa dalam belajar, guru mesti kreatif merancang materi pembelajaran yang interaktif dengan metode audio-visual dan fun learning,” jelasnya.

Adapun Vega Isdarini, sebagai pemateri terakhir, menyampaikan tema keamanan digital mengenai “Pentingnya Perlindungan Hak Paten di Ranah Digital”. Ia mengatakan, hak paten penting untuk memberikan pengakuan kepada pencipta karya serta memastikannya mendapatkan hak moral dan ekonomi atas penggunaan karya ciptanya. “Produk atau karya yang dilindungi hak paten akan memperoleh perlindungan hukum, mengurangi resiko tindak plagiarisme, menambah nilai aset usaha, membuka peluang waralaba serta menjaga citra perusahaan dan kepercayaan konsumen,” paparnya.

Acara berikutnya adalah sesi tanya jawab yang dipandu oleh moderator. Sesi ini disambut dengan beragam pertanyaan dari para peserta. Dalam webinar di Makassar tersebut, panitia membagikan uang elektronik masing-masing senilai Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih.

Salah satu pertanyaan menarik peserta diantaranya tentang bagaimana tips menjaga kedekatan pengajar dengan anak didik dalam pembelajaran daring.  Narasumber menjelaskan bahwa guru mesti terus memperbarui keterampilan pengajaran maupun pemahaman psikologi muridnya. Agar lebih efektif, terapkan mentoring di kelas sehingga guru bisa lebih fokus memotivasi, merubah atau membentuk pola pikir siswa secara optimal.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

***

Informasi lebih lanjut silahkan menghubungi:

Humas Literasi Digital Sulawesi

Email                     : [email protected]

Website               : https://event.literasidigital.id

Instagram            : @siberkreasisulawesi

Twitter                 : @SiberkreasiSul

Facebook            : Siber Kreasi Sulawesi

Penulis : Redaksi

Terkini