oleh

Kunjungi Lasalimu Selatan, Ini yang Dilakukan Ketua Tim Wasev

 

Penulis : Ardilan

BUTON – Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI AD, Mayjen TNI Marga Taufik mengunjungi Kecamatan Lasalimu Selatan Kabupaten Buton.

Kedatangan perwira tinggi (Pati) militer itu untuk meninjau sejumlah hal diantara melihat langsung penanaman tanaman pala dan kelapa genjah meninjau posko satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-110, menyerahkan bantuan alat-alat olahraga kepada masyarakat untuk tiga desa di Kecamatan Lasalimu Selatan serta meninjau pagar rumah ibadah dan pemasangan paving blok, pekerjaan masjid dan drainasi di Desa Sangia Arano.

“Saya kira itu (Penamaman pala dan kelapa genjah) kegiatan yang sangat penting. Beberapa tempat di dunia ini terjadi krisis pangan. Yang dilakukan pemerintah (Bupati Buton) adalah tindakan antisipasi sejak awal. Daerah ini kan terisolir. Jika terjadi masalah dan tidak ada suplai pangan dari luar maka masyarakat bisa memanfaatkan pala dan kelapa tadi,” kata Mayjen TNI Marga Taufik.

Ia mengungkapkan mayoritas masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-sehari terbiasa menjadikan pala dan kelapa sebagai bahan makanan yang bisa dikonsumsi.

“Harapannya kehidupan masyarakat lebih baik. Kita butuh partisipasi semua pihak untuk membantu masyarakat kita yang terisolir,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Buton, La Bakry menuturkan pihaknya tidak menampik jika Kecamatan Lasalimu Selatan merupakan wilayah terisolir sehingga adanya TMMD sangat membantu pemerintah daerah mengembangkan wilayah ini.

“Seperti yang diungkapkan Ketua Tim Wasev, daerah ini cukup terisolir. Tiga SP ini 6, 7, 8 kita lihat beberapa infrastruktur juga belum siap memadai. Kehadiran TMMD membantu memenuhi infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat desa,” ujarnya.

Kepala Desa Mulia Jaya, La Ode Halim menambahkan pihaknya merasa sangat terbantu dengan kehadiran TMMD di desanya.

“Salah satunya itu penanaman pohon (Pala dan Kelapa) itu menjadi perangsang (Stimulan) untuk menyemangati masyarakat dalam upaya ketahanan pangan,” pungkasnya.

Terkini