oleh

Lagi SDN 01 Besu Tertimbun Longsor, Diknas Konawe: Saya Baru Tau

UNAAHA – SD Negeri 01 Besu Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini kembali terganggu aktivitasnya. Pasalnya, di musim hujan ini, gedung sekolah tersebut tertutup material pasir dan tanah. Akibatnya, terpaksa aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut harus dihentikan.

Sekolah Dasar yang berada di Simpang Tiga ini memang sudah beberapa kali mengalami situasi seperti ini. Namun akibat kejadian ini, kondisi gedung sekolah semakin parah, karena semua ruangan kelas dan kantor tertutup oleh material tanah. Kondisi ini terjadi pasca jalan Trans Sulawesi dari Pohara-Konut diperbaiki dan dikembangkan. Posisi jalanan yang tinggi dibandingkan dengan sekolah membuat material jalan turun membanjiri sekolah.

Menurut Camat Morosi, Kabupaten Konawe, Suriana Saranani, pihak pengembang telah membuat talud penahan jalan agar tidak longsor. Hanya saja posisi talud yang rendah dibandingkan dengan jalan, sehingga tidak bisa menahan air bah dan lumpur yang turun. Berdasarkan informasi dan fakta yang berhasil dihimpun, gedung SDN 01 Besu ini telah lama tertimbun longsor. Situasi inipun baru mendapatkan perhatian dari DPRD setempat. Beberapa anggota Komisi III telah turun melihat lokasi SD tersebut.

“Kondisi ini terjadi jika sudah masuk musim hujan. Beberapa waktu lalu, Anggota DPRD Konawe sudah turun melihat sekolah. Mereka disini sampai jam lima sore,” ungkap Suriana, Kamis (23/11).

Lebih lanjut, Suriana, menjelaskan, saat turun melihat lokasi, dirinya langsung meminta pihak pemborong jalan untuk membantu mengangkat material tanah tersebut. Pihak pemborong pun bersedia dengan menggerakkan satu unit exca.

“Alhamdulillah pemborong jalan mau bekerjasama dan menurunkan alat beratnya untuk mengangkut material yang menutupi gedung. Kita juga minta agar pemborong membuat jalan untuk siswa turun ke lokasi sekolah. Meski tidak ada anggarannya, pihak pemborong menyahutinya,” jelasnya.

Tak hanya pihak pemborong, lanjut Suriana, pihaknya juga melibatkan warga untuk membersihkan sekolah tersebut. Namun menurutnya, ruangan yang dibersihkan hanya separuhnya saja.

“Pagi ini (Kamis, red) saya tanyakan, siswa sudah kembali sekolah. Hanya saja, ruangan kelas masih harus dibersihkan lagi,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Konawe, Jumrin Pagala, terkait kondisi SDN 01 Besu baru diketahuinya pada Rabu (22/11) melalui Camat Morosi. Dirinya mengatakan akan turun ke lokasi pada Kamis, (24/11).

“Insya Allah besok kita baru turun melihat kondisi sekolah. Kita belum bisa bilang apa-apa, ” tutur Jumrin.

Redaksi

Terkini