oleh

Lalai Tangani Pasien, Akibatnya Meninggal Dunia

BUTENG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Saharin, turut berduka atas wafatnya salah satu masyarakat, Laduhuri, (50), seorang masyarakat Desa Bone Marambe Kecamatan Mawasangka Timur yang diduga akibat penyakit yang dideritanya lambat ditangani pihak medis beberapa waktu lalu. Hal ini disampaikan langsung saat ditemui di kantor Sekretariat Daerah, (13/11).

“Terlepas dari ajal, saya sebagai Kepala Dinkes Buteng merasa prihatin dan turut belasungkawa atas meninggalnya salah satu pasien yang diduga akibat kelalaian perawat kami di sana,” ungkapnya.

Saharin menambahkan, seharusnya pihak Puskesmas setempat secepatnya melayani pasien agar dirujuk ke Puskesmas lain atau Rumah Sakit yang lebih memadai.

Pramuka

“Kalau saya, mau tidak mau harus dilayani dan dirujuk itu merupakan tanggungjawab. Memang yang seperti itu tidak bisa juga di Puskesmas jika sudah jelas diagnosanya. Jadi memang seperti itu harus memberikan rujukan,” terangnya.

[ Baca juga: Ironis, Pasien Tumor Otak dan Diabetes Terlantar di Puskesmas ]

Puskesmas Mawasangka Timur sendiri memiliki fasilitas yang lumayan, kata Saharin, apa lagi dengan Kepala Puskesmas yang menurutnya sudah sering diingatkan.

“Harusnya semenjak diduduki oleh Kepala Puskesmas, hari ini harus lebih meningkat, saya lihat masih lambat. Saya sering ingatkan untuk selalu memberikan pelayanan prima, bahkan rencananya puskesmas tersebut akan diakreditasi Tahun 2018,” tambahnya.

Saharin mengharapkan kepada seluruh Puskesmas yang ada di wilayahnya, terkhusus Puskesmas Mawasangka Timur untuk tidak pilih-pilih melayani pasien.

“Saya mau, Kepala Puskesmas dapat mengarahkan dokter, perawat, bidan untuk melakukan pelayanan yang prima tanpa membeda-bedakan antara yang kaya dan yang miskin, kalau sudah tidak mampu di Puskesmas, pelayanan prima itu harus dibuktikan dengan rujukan. Tapi tetap saya akan tindaklanjuti agar Puskesmas Mawasangka Timur dapat melakukan pelayanan yang dapat memuaskan masyarakat setempat. Semoga ini menjadi pengalaman yang berharga bagi Puskesmas lainnya di Kabupaten Buton Tengah ini,” pungkasnya.

Reporter: Dzabur
Editor: Kardin

Terkini