oleh

Lanjutkan Aspal Jalan Sabulakoa, Pemkab Konsel Kucurkan Dana Rp 11 Miliar

Reporter : Erlin
Editor : Def

ANDOOLO – Setelah menuntaskan pengaspalan ruas jalan Mowila – Tetenggabo di Kecamatan Sabulakoa sepanjang 8 Kilometer, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) mewacanakan akan kembali melakukan pengaspalan jalan pada tahun ini, dimana Pemkab akan melanjutkan pengaspalan jalan di ruas Wonua Sangia – Sabulakoa. Untuk rencananya ini, Pemkab telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 11 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

meresmikan Kantor Camat dan Pasar Desa Asaria serta peresmian penggunaan jalan Poros Kecamatan Sabulakoa, Senin (14/1/2019). Dijelaskannya, jika ruas jalan Mowila – Tetenggabo telah selesai dilakukan pengaspalan yang didanai dari DAK tahun 2018 sebesar 23 Milyar. Dan selanjutnya Ruas Wonua Sangia – Sabulakoa.

“Pemkab sedang memaksimalkan anggaran yang ada, dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan pusat pertumbuhan desa, dengan tekad keluar dari ketertinggalan menuju Desa Maju Konsel Hebat,” ungkapnya.

Untuk target itu, Pemkab Konsel tengah berencana membangun jembatan di Desa Laikandonga dan jembatan yang menghubungkan Desa Wawolemo – Pondidaha melintasi Sungai Konaweha yang akan dikerjakan bersama Pemprov Sultra.

Selain itu, pada peresmian ini Surunuddin Dangga yang hadir didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Sjarif Sajang dan Ketua DPRD Irham Kalenggo juga mengungkapkan, jika pengaspalan jalan serta pembangunan kantor camat dan pasar ini adalah realisasi janji dirinya bersama Wakil Bupati Konsel Arsalim untuk masyarakat Sabulakoa.

“Kantor Camat kita bangun untuk memaksimalkan pelayanan masyarakat. Olehnya saya harap masyarakat membantu memantau dan mengontrol kondisi dan situasi kerja di kantor ini demi terwujudnya pelayanan yang lebih maksimal,” ungkapnya.

Dipaparkannya, untuk pembangunan Kantor Camat ini Pemkab Konsel mengalokasikasn Dana pembangunan sebesar Rp 790 juta bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2018.

Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, lanjutnya, dirinya meminta para Kepala Desa (Kades) dan Camat bersama perangkat masing-masing untuk selalu menginformasikan transparansi penggunaan Dana Desa kepada masyarakat.

“Termasuk bersinergi dengan dan antar organisasi perangkat Daerah (OPD), juga sekaligus siap menjadi juru bicara Pemkab dalam menyampaikan setiap program yang dicanangkan dan telah berjalan,” tambahnya.

Terkait pembangunan pasar, Surunudin berharap kunjungan pedagang maupun pembeli meningkat karena Pemkab telah memberikan tempat usaha yang layak dan representatif, sehingga roda perekonomian di desa lebih kuat dan cepat.

Untuk pembangunan pasar Desa Asaria ini, Pemkab Konsel menggelontorkan anggaran sebanyak Rp 980 juga yang bersumber dari DAK Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) tahun 2018. Anggaran ini untuk membangun 10 kios dan 20 los basah. (A)

Terkini