oleh

Lima Tarian Kolosal, Meriahkan Pembukaan O2SN dan FLS2N di Koltim

-FEATURED, OLAHRAGA-70 dibaca

POLI-POLIA – Tarian Kolosal yang dipertunjukan oleh siswa siswi SMPN dan Sekolah Dasar Negeri Poli-Polia sebanyak 155 orang, menjadi kemeriahan pada pembukaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N), yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Kecamatan Poli-Polia, Senin (7/5/2018).

Dalam tarian kolosal itu, menampilkan lima jenis tari, yakni Tari Zaman dari Pulau Sumatera, Tari Ilir-Ilir dari Pulau Jawa, Tari Suku Dayak dari Pulau Kalimantan, Tari Anging Mamiri dari Pulau Sulawesi dan Tari Sajojo dari Pulau Irian Jaya.

Adapun tujuan dilakukanya kegiatan tari kolosal adalah agar peserta didik dapat lebih memahami betapa luas dan kayanya Indonesia akan budaya, termasuk berbagai macam tarian daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora), Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Surya Adelina Hutapea, saat diwawancarai sejumlah media usai pelaksanaan upacara pembukaan O2SN dan FLS2N.

“Dengan kekayaan dan keanekaragaman budaya di Indonesia, maka anak didik kita wajib untuk mengetahui dan melestarikannya. Sehingga budaya-budaya kita, terutama tarian tidak hilang begitu saja,” ucap Surya Adelina Hutapea.

Oleh karena itu, kata istri Bupati Koltim, melalui kegiatan O2SN dan FLS2N, anak didik dapat belajar, berolahraga dan mengenal satu sama lain. Sebab katanya, kegiatan tersebut merupakan kegiatan khusus untuk dunia pendidikan se Kabupaten Koltim.

“Kegiatan ini bukan hanya olahraga dan kesenian saja, tetapi merupakan kegiatan dimana para siswa dapat saling mengenal satu sama lain, menjalin persahabatan dan silaturahim,” tutupnya.


Reporter: Jaspin
Editor: Kardin

Terkini