oleh

Literasi Digital Sulawesi 2021: Menjadi Pembeli dan Penjual yang Bijak di Media Digital

 Redaksi

Toraja Utara – Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siber Kreasi bersama Dyandra Promosindo kembali menyelenggarakan kegiatan virtual Rangkaian Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” pada 18 Juni 2021 di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan. Kolaborasi ini dikhususkan pada penyelenggaraan Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Kegiatan bertema “Bagaimana Berbelanja Online dengan Dompet Digital” tersebut dimoderatori oleh Ariemega dan menghadirkan narasumber, di antaranya Sari Insaniwati selaku perencana keuangan, Silahuddin Genda selaku Direktur Upeks.co.id, Arbi Samura selaku Account Executive Area Sulawesi Utara PT Visionet Internasional (OVO), dan Abdullah Sanusi selaku Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar. Pada episode kali ini diikuti oleh 432 peserta dari berbagai kalangan. Rangkaian Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi ini menargetkan 57.550 peserta.

Hadir sebagai narasumber pertama adalah Sari Insaniwati yang mengusung tema “Digital Skill: Cara Menggunakan Dompet Digital dalam Transaksi Elektronik.” Menurut Sari, penggunaan dompet digital makin marak karena penggunaannya mudah, catatan transaksi lebih rapi, resiko rendah, membantu mengatur anggaran belanja, serta memiliki fitur lengkap untuk berbagai transaksi. “Tips menggunakan dompet digital adalah menetapkan anggaran, gunakan saat dibutuhkan saja, hindari transaksi lebih dari satu dalam waktu bersamaan, jangan sering mengisi saldo, hindari fasilitas bayar nanti, dan monitor secara berkala” pesan Sari.

Pramuka

Narasumber kedua adalah Abdullah Sanusi yang membahas “Digital Ethics: Memahami Aturan Bertransaksi di Dunia Digital.” Dalam paparannya, Sanusi berbagi tentang etika dan aturan dalam transaksi digital sebagai pembeli daring. Tips yang diberikan antara lain jangan hit and run, mengucapkan terima kasih, memberi testimoni atau ulasan usai membeli, dan sabar. “Sebaliknya, penjual juga harus ramah, sopan, jujur, tidak menyalahgunakan data pembeli, dan mengemas pesanan dengan rapi,” imbuhnya.

Abdullah Sanusi juga menyinggung etika bertransaksi dengan metode bayar di tempat. Menurut dia, pembeli harus saksama membaca deskripsi produk, sopan, tepat waktu, tidak membuka paket sebelum membayar, dan mengajukan keluhan pada penjual jika barang tidak sesuai. “Terakhir, terimalah barang yang kalian terima apapun kondisinya,” kata dia.

Tampil sebagai narasumber berikutnya adalah Silahudin Genda yang membagikan materi “Digital Culture: Pilih Mana, Nabung atau Belanja Online?”. Mengutip Joseph M Juran, Salahuddin membocorkan rumus sederhana menabung, yaitu 80% untuk pemenuhan kebutuhan dan 20% untuk menabung. “Tips agar disiplin dalam pengeluaran adalah membuat perincian, komitmen, mencari penghasilan tambahan, dan kendalikan diri dari godaan belanja konsumtif,” tuturnya.

Narasumber terakhir, Arbi Samura, menjelaskan tentang “Digital Safety: Main Aman saat Belanja Online.” Menurut Arbi, potensi risiko keamanan siber kala belanja daring adalah serangan rekayasa sosial dan malware. “Tips aman menggunakan aplikasi pembayaran digital adalah gunakan aplikasi terpercaya, hindari transaksi langsung dengan penjual, rutin mengganti kata sandi, tidak sembarangan memberikan OTP, waspadai pengelabuan, cermati syarat dan ketentuan aplikasi terkait data pribadi, dan teliti kembali detil biaya,” ungkap dia.

Setelah pemaparan materi oleh keempat narasumber, kegiatan Literasi Digital dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang diarahkan oleh moderator. Terlihat antusiasme dari para peserta yang mengirimkan banyak pertanyaan kepada para narasumber berkaitan dengan tema dan materi yang telah disampaikan. Sepuluh peserta beruntung, mendapatkan uang elektronik masing-masing sebesar Rp 100.000.

Kegiatan Literasi Digital mendapatkan apresiasi dan dukungan dari semua pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan tentunya mengedukasi para peserta webinar. Kegiatan Literasi Digital ini pun disambut positif oleh warga Sulawesi.

Kegiatan Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan  materi yang informatif yang pastinya disampaikan oleh para narasumber terpercaya. Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.

Terkini