oleh

LSI Denny JA Merilis Jokowi-Ma’ruf Unggul Dipemilih Muslim

JAKARTA – LSI Denny JA kembali menggelar survey nasional paska pendaftaran dua hari setelah penutupan pendaftaran bakal capres cawapres Pilpres 2019 dengan segmen pemilih muslim yang berorientasi pada ormas Islam.

Dalam survey LSI yang digelar pada tanggal 12-19 Agustus 2018 tersebut, Denny JA merilis Jumat (24/8) untuk pemilih Muslim di indonesia Jokowi-Ma’ruf menang telak dari pasangan Prabowo – Sandiaga.

“Pasangan capres-cawapres yang menang telak akan menjadi presiden Indonesia selanjutnya. Sejauh ini Jokowi Ma’ruf, unggul di pemilih muslim termasuk juga di semua kategorinya, yaitu kategori asosiasi dengan ormas (organisasi masyarakat), kategori pandangan agama dan politik, kategori tipe negara ideal, kategori frekuensi praktik ibadah, dan kategori tokoh panutan,” kata Penliti LSI Rully Akbar Dikantor LSI Denny JA. Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (24/8/2018).

Sementara untuk pasangan bakal calon presiden Prabowo dan Sandiaga unggul di Ormas PA 212.

“Prabowo Sandi unggul di PA 212,” pungkas Rully.

Berikut ini data surveynya:

1. Nahdlatul Ulama (41,3 persen pemilih):
A. Jokowi-Ma’ruf: 54,7%
B. Prabowo-Sandi: 27,0%
C. Tidak tahu: 18,3%

2. Tidak merasa bagian ormas (27,0% pemilih).
A. Jokowi-Ma’ruf: 58,9%
B. Prabowo-Sandi: 28,1%
C. Tidak tahu: 18,3%

3. Muhammadiyah (6,3% pemilih):
A. Jokowi-Ma’ruf: 50,0%
B. Prabowo-Sandi: 35,7%
C. Tidak tahu: 14,3%

4. PA 212 (3,6% pemilih):
A. Jokowi-Ma’ruf: 27,8%
B. Prabowo-Sandi: 61,1%
C. Tidak tahu: 11,1%

5. Ormas Islam lainnya (1,4% pemilih):
A. Jokowi-Ma’ruf: 60,0%
B. Prabowo-Sandi: 26,7%
C. Tidak tahu: 13,3%

6. Tidak tahu atau tidak jawab (20,4% pemilih):
A. Jokowi-Ma’ruf: 42,6%
B. Prabowo-Sandi: 28,9%
C. Tidak tahu: 28,5%

Untuk diketahui Metode yang digunakan LSI dalam survei tersebut adalah melalui Face to Face – multistage random sampling dengan mewawancarai secara tatap muka 1.200 responden. Margin of error survei kurang lebih 2,9% yang dilaksanakan di 33 Provinsi di Indonesia.

Selain itu, Survey ini juga dilengkapi dengan Penelitian Kualitatif dengan metode Analisis Media, FGD dan In depth Interview.(a)


Reporter : Suriadin

Terkini