BUDAYASULTRA

‎Lukman Abunawas dan Basrin Melamba Resmi Dikukuhkan  Sebagai Ketua dan Sekretaris Umum Pengurus DPP LAT Sultra

2044

KENDARI, Mediakendari.com -Ketua Dewan Penasehat DPP LAT Sultra, Drs. H. Masyhur Masie Abunawas (MMA) M.Si resmi mengukuhkan, DR.H. Lukman Abunawas, SH.M.Si, M.H sebagai Ketua Umum dan DR. Basrin Melamba, Sekretaris Umum serta Pengurus DPP LAT Sultra masa Bakti 2025 – 2030 Sabtu, 12 Juli 2025 di Azizah Syariah Hotel Kendari.

Prosesi Mombesara Wonua dalam rangka Pengukuhan Pengurus DPP LAT Sultra yang baru, Sabtu 12 Juli 2025.

Acara pengukuhan Pengurus DPP LAT Sultra dilakukan dengan prosesi mombesara adat tolaki.

Kemudian dilanjutkan dengan penyumpahan serta penyerahan bendera pataka organisasi dari Mantan Ketua DPP LAT Sultra, Masyhur Masir Abunawas kepada Ketua baru DPP LAT Sultra, Lukman Abunawas untuk dikibarkan panji-panji organisasi di Sulawesi Tenggara.

“Hari ini, berada di tempat ini, saya selaku, Ketua Dewan Penasehat, Dewan Pengurus Pusat, Lembaga Adat Tolaki Sultra. Dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, saya mengukuhkan dan melantik sudara-sudari sebagai Pengurus Pusat Lembaga Adat  Masyarakat Tolaki masa Bakti tahun 2025-2030. Semoga Keputusan ini dapat mengembangkan tugas dengan amanah sesuai dengan kenyataan pandangan rakyat,” ujar Masyhur Masie Abunawas.

‎Sementara itu, Ketua DPP LAT Sultra, Lukman Abunawas dalam sambutannya mengucapkan terima kasihnya kepada undangan yang hadir menyaksikan prosesi pengukuhan pengurus Lembaga Adat Tolaki Sulawesi Tenggara masa Bakti 2025-20230, setelah sebulan lebih waktunya pasca pemilihan pengurus baru LAT Sultra baru dilakukan pengukuhan.

Lukman Abunawas juga menyampaikan secara spesial, ia mengucapkan puji dan syukur atas kehadiran Jajaran Forkopimda Sultra dan Forkopimda Kabupaten Kota.

Wakil Gubernur, Ir. Hugua hadir mewakili Gubernur Sultra, Kapolda Sultra, Danrem Kendari, Danlanud Kendari, Kabinda Sultra, Kejati Sultra serta unsun Pimpinan DPRD Sultra dan Kabupaten Kota serta Rektor Perguruan Tinggi se Sultra.

Hadir dalam acara tersebut, beberapa Bupati dan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran. Termasuk Ketua-Ketua Lembaga Panguyuban lainnya yang ada di Sultra.

Hadir juga, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS)  menyaksikan acara pengukuhan dirinya sebagai Ketua pengurus LAT Sultra yang baru guna memberikan dukungannya.

‎”Luar biasa yang telah hadir Ketua dan Pengurus KKSS membesamai kita menyaksikan pengukuhan pengurus LAT Sultra,” ujar Lukman Abunawas.

Ia juga berbagi cerita sejarah masa lalu Tolaki. Tentang bagaimana peradaban Tolaki dengan Kalosara.

‎Menurut Lukman Abunawas, Kalosara adalah simbol Kebesaran Suku Tolaki yang sudah Diakui oleh UNESCO.

UNESCO adalah Dewan Kebudayaan Dunia. Termasuk warisan budaya Tak Benda.

Kalosara dan Lulo yang Khas melalui Dewan Kebudayaan sebagai warisan Budaya Dunia.

‎Kalosara kata Lukmam Abunawas,  merupakan simbol kebesaran masyarakat Tolaki.

Kolosara juga merupakan simbol kehormatan bagi seluruh masyarakat Tolaki. Bersama seluruh suku bangsa yang bermukim di Sultra dengan Prinsif. Inae Konasara, Iyeto Pinasara. Inae liasara Iyeto Pinekasara.

‎”Artinya, siapa yang menghargai dan menghormati Adat-Adat suku Tolaki disemua peradaban-peradaban ‎di Bumi Tolaki ini. Maka Insya Allah, kami masyarakat suku Tolaki yang akan selalu menghargai dan menghormati bagi seluruh masyarakat.

Baik yang Tolaki maupun yang lainnya. Sebaliknya, Inae Liasara, Siapa yang melanggar adat yang tidak menghormati serta Menjunjung Tinggi Adat Kalosara, ‎maka dia akan dikenakan sangsi atau didenda,” ucap Lukman Abunawas.

Ditempat yang sama,  Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua membacakan Sambutan Gubernur Andi Sumangerukka mengatakan Gubernur memberi amanah langsung kepada dirinya untuk mewakili dan menghadiri acara pengukuhan Pengurus LAT Sultra.

‎”Gubernur Sultra memberikan Ucapan Selamat atas pelantikan Ketua Umum DPP LAT,” cetus Wagub Hugua.

Wagub ‎Hugua juga mengakui, Lukman Abunawas sebagai guru politiknya bersama Yusran Silonde.

‎”Saya mendukung Hasil Musda LAT Sultra dan apresiasi struktur yang menggambarkan kolaborasi Toonomotuo (Orang Tua dengan Anamotuonggu (Orang Tuaku),  sebagai upaya regenerasi, ” ujar Hugua dalam sambutannya.

Menurutnya,  Identitas Lukman Abunawas (LA) sebagai tokoh yang pengalaman. Selain berpengalaman LA juga sangat optimis dalam menjaga adat dan nilai nilai kearifan local wisdom.

Wagub Hugua juga mengucapkan, terima kasih dan penghargaannya kepada MMA yang telah menjadikan LAT Sultra sebagai pilar penting dalam pembangunan.

“Harmonisasi manusia, alam lingkungan sebagai amanat menuju cita cita nasional. Hali ini, sebagai Wujud Asta Cita relasi dengan visi misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra. Amanah kerukunan peran tokoh adat dalam menyelesaikan masalah merupakan Resolusi konflik dengan pendekatan kearifan lokal,” kata Hugua.

Hugua juga bilang, Aspek Religius adalah nilai spiritual, integritas, inovasi. Untuk itu, Ia mengharapkan adanya peran penting LAT Sultra dalam mewujudkan kamtibmas.

‎”Sebagai pemerintah daerah. Kami membutuhkan dukungan dan kerjasama semua komponen dalam pembangunan di Sultra. Guna mendorong peran generasi muda menciptakan ketertiban,” cetusnya.

‎Laporan : Tim Redaksi.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version