Masyarakat Puriala Protes Aktifitas Hauling PT Wika

NEWS210 dibaca

KENDARI-MEDIAKENDARI.COM: Massa dari Forum Masyarakat Lingkar Kecamatan Puriala memprotes aktifitas houling atau pengangkutan material PT Wika yang diduga tidak sesuai kapasitas jalan.

PT Wika sendiri merupkan pemegang tender Proyek Starategis Nasional (PSN) dalam pengerjaan Waduk Bendungan Ameroro di Kabupaten Konawe.

Baca Juga : Berkas Lengkap, Polisi Serahkan Prof B ke Kejari Kendari

Massa dari Forum Masyarakat Lingkar Kecamatan Puriala menyampaikan protesnya ini dalam aksi demonstrasi ke Seketariat DPRD Konawe, Senin 5 Desember 2022.

Kordinator massa, Aldi Lamoito saat menyampaikan PT Wika dinilai tidak sesuai dengan kaidah Peraturan Lalu lintas dalam aktifitas pengangkutan materialnya.

Sebab, PT Wika menggunakan truk 10 roda dengan kapasitas 38 ton, sedangkan kapasitas muatan angkutan jalan di Wilayah Kecamatan Puriala hanya berkapasitas 8 ton.

“Kami meminta DPRD Konawe memanggil Dirut PT Wika dalam Rapat Dengar Pendapat atas kerugiaan dan Keresahan masyarakat yang ditimbulkan akibat aktivitas hauling PT Wika,” tegas Aldi Lamoito.

Baca Juga : Tiga Siswi SMP 12 Kendari Bonceng Tiga Saat Naik Motor, Satu Meregang Nyawa

Menerima massa aksi, Wakil Ketua Komisi III DPRD Konawe, Hermansyah Pagala menyampaikan akan segera memanggil pihak terkait untuk RDP guna mentindaklanjuti masalah ini.

“Kami apresiasi perjuangan teman-teman menyampaikan persoalan ini kepada kami, Insha Allah hari ini juga saya teruskan ke PT Wika dan akan segera mediasi paling lambat hari Kamis dengan pihak-pihak terkait,” terang Hermansyah Pagala.