PT Pertamina (Persero) saat menggelar Operasi Pasar disejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Jamin Pasokan Untuk Masyarakat, Pertamina Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg di Sultra

Redaksi

KENDARI – Untuk menjamin pasokan dan ketersediaan stok Elpiji 3 Kg hingga ke masyarakat di daerah, PT Pertamina (Persero) menggelar Operasi Pasar disejumlah wilayah di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Iklan kONAWE

Melalui Operasi Pasar yang digelar sejak 22 hingga 29 Mei 2019 ini, Pertamina (Persero) mendistribusikan ribuan tabung Elpiji 3 Kg untuk memastikan masyarakat di daerah juga menikmasti layanan gas subsidi dengan harga terjangkau.

PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII Sulawesi, menegaskan kesiapannya dalam menjaga pasokan elpiji di wilayah Sultra hingga menjelang lebaran idul fitri 1440 H.

“Kita pastikan stok cukup dan jalur distribusi produk-produk Pertamina aman dan lancar,” ujar Hatim Ilwan, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII.

Jelang lebaran ini, Pertamina sendiri memperkirakan adanya peningkatan konsumsi Elpiji tabung 3 Kg bersubsidi di Sultra sebanyak 7,4% atau menjadi sebesar 146 Metrik Ton (MT) perhari.

Jumlah ini, kata Hatim, setara dengan 48 ribuan tabung 3 Kg dari rata-rata konsumsi harian sebesar 136 MT atau setara 45 ribu lebih tabung 3 Kg, yang digunakan masyarakat Sultra.

Hatim juga menuturkan, selain meningkatkan pasokan Elpiji, Pertamina juga menggelar operasi pasar selama bulan Ramadhan di beberapa kota dan kabupaten yang ada di Sultra.

Untuk operasi pasar di Kota Kendari, misalnya, rencananya sebanyak 9.520 tabung elpiji akan disebar dibeberapa Kecamatan seperti Nambo, Mandonga, Kadia, Wua-wua, Poasia, dan Baruga.

“Dua Kecamatan di Kabupaten Kolaka pun akan mendapat tambahan alokasi 2.240 tabung Elpiji 3 Kg pada saat operasi pasar. Yakni Kecamatan Kolaka dan Latambaga,” ungkapnya.

Sementara untuk di Kabupaten Konawe Selatan, sebanyak 5.600 tabung Elpiji 3 Kg di lepas melalui operasi pasar untuk Kecamatan Sabulako, Landono, Kolono, Kolono Timur, Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Wolasi dan Konda.

Selanjutnya, di Kabupaten Konawe sekitar 2.800 tabung Elpiji 3 Kg akan di distribusikan melalui operasi pasar di tiga kecamatan yakni Lambuya, Wawotobi, dan Unaaha.

Hatim juga menegaskan, Pertamina memastikan dan menjamin ketersediaan Elpiji khususnya tabung 3 Kg yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin sesuai dengan aturan Pemerintah.

“Kami menghimbau masyarakat untuk membeli Elpiji tabung 3 Kg di pangkalan resmi yang menjual sesuai HET,” ujarnya.

Dalam rangka memberikan jaminan pasokan untuk masyarakat tersebut, Pertamina bakal menerapkan sanksi tegas bagi pangkalan yang terbukti melanggar, seperti menjual diatas HET.

Jika ditemukan pangkalan melakukan pelanggaran dengan berbagi modus, lanjut Hatim, dirinya meminta masyarakat untuk segera melaporkan ke call center Pertamina di nomor 135.

“Kami tak segan-segan dalam menerapkan sanksi kepada agen ataupun pangkalan yang melanggar,” tegasnya.

Pertamina juga berharap masyarakat agar membeli Elpiji 3 kg dengan bijak dan sesuai dengan peruntukkannya. Selain untuk masyarakat menengah kebawah, Pertaminan juga menyediakan varian untuk kalangan menengah keatas.

Untuk varian tersebut yakni Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg serta Elpiji tabung biru 12 Kg dan 50 Kg bagi masyarakat mampu, restoran, dan pengusaha hotel. “Dan kami siap memenuhi berapapun kebutuhannya,” tutupnya.

error: Content is protected !!