Rapat persiapan HPS yang ke-39 di Kantor Gubernur Sultra. (Foto : Ewit Dinas Kominfo Sultra)

Sultra Jadi Tuan Rumah Hari Pangan Sedunia Ke-39

Reporter : Rahmat R.

Editor : Kang Upi

KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) dipercayakan menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-39 tahun 2019, pada Oktober mendatang.

Dalam rapat persiapan HPS ini, Gubernur Sultra Ali Mazi mengarahkan seluruh kepala daerah Kabupaten dan Kota serta para pimpinan OPD untuk bekerja maksimal guna menyambut kegiatan Internasional tersebut.

“Alhamdulillah kita dipercayakan jadi tuan rumah kegiatan ini. Saya berharap ini sukses dan seluruh kepala daerah akan menjadi koordinator. Sebab, akan banyak kegiatan yang dilaksanakan di daerah. Jadi semua harus bekerja maksimal,” papar Ali Mazi dalam rapat bersama kepala daerah di Sultra, Jumat (24/05/2019).

Ali Mazi juga mengajak para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Sultra untuk mensukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, melalui HPS, Sultra bisa memperoleh banyak keuntungan terutama, dalam promosi potensi daerah.

Politisi Partai Nasdem ini juga menyebut dalam gelaran HPS ke-39 bakal hadir sejumlah Duta Besar (Dubes) dari beberapa Negara maupun pejabat Kementerian.

“Potensi kita di Sultra sangat banyak. Baik itu dari segi hasil pangan, laut maupun kebudayaan. Hanya saja potensi itu belum diketahui sebab belum dikelola dengan baik,” katanya.

“Karena itu, melalui HPS kita perkenalkan seluruh potensi kita. Hal ini sebagai bentuk promosi Wilayah. Kita tunjukkan, inilah Sultra,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas mengatakan Sultra sangat beruntung menjadi tuan rumah HPS tahun 2019 ini. Untuk itu, ia berharap gelaran ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin.

Lukman Abunawas juga menjelaskan dari tiga Provinsi yang berebut sebagai tuan rumah HPS ke-39, Provinsi Sultra yang dianggap paling layak dipilih dan berhak menyandang posisi sebagai tuan rumah.

“Dari beberapa kategori sebagai tuan rumah kita menjadi pilihan. Sebab kita sebagai pusat lumbung pangan, terutama di Konawe Selatan untuk Indonesia Timur,” singkatnya. (A)

error: Content is protected !!