oleh

Minim Kompetisi Akibat Pandemi, Penjualan Piala di Toko Atlet Merosot Tajam

Reporter : Ferito Julyadi

KENDARI – Penyebaran pandemi di Sulawesi Tenggara (Sultra) sejak delapan bulan lalu, rupanya menghantam cukup dalam bagian sektor bisnis.

Salah satunya, penjualan piala yang ikut merosot akibat minimnya kompetisi yang dilaksanakan dimasa pandemi.

Kalaupun ada, kompetisi olahraga maupun kegiatan lainnya yang biasanya digelar dengan keramaian kini umumnya dilaksanakan secara daring.

Kepada MEDIAKENDARI.com, karyawan di Toko Atlet, Nurlina menceritakan, sebelum pandemi penjualan piala mencapai puluhan buah sebulan.

“Sebelum pandemi, penjualan piala kami setiap bulannya mencapai 30 hingga 50 set. Setelah ada pandemi, hanya satu atau dua set saja yang terjual tiap bulannya, bahkan terkadang tidak sama sekali,” tutur Nurlina.

Menurutnya, kondisi yang sama juga terjadi saat momen 17 Agustus an yang biasanya ramai dengan kompetisi dan lomba hiburan, di tahun ini pun minim.

“Padahal biasanya di momen itu penjualan piala kami sangat tinggi, karena bukan dari Kendari saja yang datang, tetapi dari luar daerah juga kemari untuk membeli piala,” terangnya.

Nurlina juga menjelaskan, untuk harga piala di Toko Atlet dibandrol dengan range harga dan ukuran yang beragam.

“Mulai dari harga Rp 200 ribu hingga Rp 350 ribu,” pungkasnya.

Terkini