Reporter : Safrudin Darma
Editor : Kang Upi
BURANGA – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Buton Utara menuai protes dari para pengurus.
Pasalnya, agenda Musda yang sedianya digelar sejak Rabu (17/7/2019) pagi, di Hotel Sarae’a Kecamatan Kulisusu, namun malah molor tanpa kepastian, kapan Musda akan dilaksanakan.
Terkait kondisi ini, salah seorang pengurus KNPI Butur, Asami sempat melancarkan aksi protes kepada Panitia Musda, karena tidak adanya kepastian batas waktu penundaan.
BACA JUGA :
- Presiden Prabowo Anugerahkan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya kepada Penggerak MBG dan Rantai Pasok SPPG Polri
- Presiden Prabowo Resmikan 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri, SPPG Polresta Kendari Ikut Diluncurkan
- Tiga Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Kendari Barat, Polisi Amankan 21,86 Gram Barang Bukti
- Komisi I dan III DPRD Kendari Gelar RDP Bahas Akses Jalan Griya Asri Cendana
- DWP Sekretariat DPRD Kendari Siapkan Kepengurusan Baru, Perkuat Peran Organisasi
“Musda ini adalah Musda terlama waktu molornya. Bagaimana tidak, pembukaan dari pukul 10.00 Wita sampai sekarang belum juga dilaksanakan,” kata Asami kepada Medikendari.com.
Atas penundaan pelaksanaan ini, kata Asami, pihaknya menduga pelaksanaan Musda III KNPI Kabupaten Butur belum memiliki legitimasi dari DPD KNPI Provinsi Sultra.
“Kalau tidak ada itu semua, berarti ilegal dan atau cacat presedur. Artinya, Musda KNPI III Kabupaten Butur ini tidak ada. Ini kan aneh, pembukaan dari pagi sampai sekarang ini kok belum dilaksanakan juga,” tambah Asami.
Atas kondisi tersebut, ia juga meminta panitia agar segera melaksanakan Musda jika telah ada rekomendasi dari DPD KNPI Provinsi Sultra. Sebaliknya, sekira tidak ada, dirinya mengajak semua pihak duduk bersama.
“Kita ini ingin para pemuda kita bersatu teguh, agar apa yang kita inginkan bersama dapat tercapai dengan maksimal sesuai dengan apa yang kita rencanakan,” tutupnya. (B)
