oleh

Momen HUT RI ke 76, Gereja Kibaid Kendari Rayakan Jubileum ke 50

-NEWS-128 dibaca

Editor: Sardin D

Redaksi

KENDARI – Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 76 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), turut memperingati Jubileum ke-50 tahun Gereja Kibaid di Kota Kendari.

Kegiatan perayaan Jubilem ini didasarkan atas Surat Keputusan BPM Gereja KIBAID Klasis Kendari Konawe No. 03/SK/HUT-GK/BPM-GK4/3/2021 tgl 22 Maret 2021.

Ketua Panitia Jubileum Yermia Bittitaka mengatakan sedikit ulasan yang mendasari pelaksanaan Jubileum malam ini dimana sejarah mencatat bahwa pada awal tahun 1970 Ketua Majelis G. Kibaid Latimojong J. La’lang menugaskan P.P. Bittikaka untuk menjajaki kemungkinan dapat membuka pelayanan di Kendari dan mendata anggota Kibaid yang berdomisili di Kendari sat itu.

Dengan berbekal lagu Kemenangan Iman P.P. Bittikaka menyanyi solo dari Gereja ke Gereja saat itu (Buku Kemenangan Imannya diangkat tinggi2 supaya dilihat bhw pasti itu dari KIBAID), hingga terkumpul 8 KK yaitu Kel.P.P. Bittikaka, Kel. J. Sikatta, Kel. J. Tapa, Kel. Simon Sulle, kel. DS. Malappa, kel. Bokko Rantang, kel Zeblon Sampe dan kel. J.R Tungko.
Terhitung tahun 1971 mereka mulai melaksanakan ibadah minggu secara bergilir dari rumah ke rumah hingga pada 31 Juli 1972 Pdt. PM. Rerung gembala sidang Jemaat Kibaid Pomalaa meresmikan terbentuknya Jemaat Kibaid Kendari dan sekaligus menetapkan tempat ibadah di rumah J. Tapa di Sodohoa (Lombok).

“Itulah sekilas sejarah yang mendasari perayaan Jubileum yang kita laksanaakan malam hari ini. Kita bisa melihat campur tangan Tuhan dalam pelayanan para Pionir dari masa ke masa sehingga saat ini Gereja KIBAID boleh berada di Kota Kendari bahkan di beberapa Kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara dan kita bersyukur masih ada 3 Pionir kita yang boleh menikmati syukur 50 Thn buah pelayanan mereka, Puji Tuhan,” ujarnya dalam sambutannya, Rabu 18 Agustus 2021.

Yermia menjelaskan, Panitia Jubileum malam ini mengangkat tema “Bergerak, Berkarya, Berbuah bagi Kristus”.

“Gereja sebagai tempat persekutuan umat Tuhan harus memberikan teladan untuk melayani dan memperlihatkan sikap saling berbagi dan mengasihi satu sama lain serta mejadi saksi karya penyelamatan Allah terhadap manusia, suatu konsep yang mengantar Gereja menuju pelayanan yang Misioner,” Jelasnya.

Program Panitia dalam melaksanakan perayaan Jubileum akan berlangsung sepanjang tahun sampai puncak perayaan 31 Juli 2022.

“Program kegiatan yang akan dilaksanakan adalah ibadah Syukur Ultah di masing2 Gereja lingkup Klasis Kendari Konawe : 17 Agustus 2021 Pembukaan Jubileum G. Kibaid. Kendari (49 thn Jemaat Kdi).
25 September 2021 Jemaat Langgikima dimulai 2 September 2001 (20 Tahun. Jemaat Wanggudu dimulai 29 September 2012 (9 Tahun). Pos pelayanan Paka 14 Februari 2021 (1 Tahun). Pos pelayanan Marombo, 4 Oktober 2021. Pos PI Morosi dimulai 4 Oktober 2020 (1 Tahun), 26 Oktober 2021. Jemaat Unaaha dimulai 26 Oktober 1977 (24 Tahun) 8 Februari 2022. Cabang kebaktian Abeli 8 Pebruari 2004 (18 Tahun) 27 Februari 2022. Pos Pelayanan Lepo-Lepo dimulai 27 Februari 2001 (21 Tahun) 31 Juli 2022,” bebernya.

Puncak Syukur Jubileum (tempat pelaksanaan menyusul) 50 Thn Jemaat Kendari direncanakan akan mengundang semua Hamba Tuhan yang pernah melayani di Klasis Kendari Konawe.

Selanjutnya Yermia Bittitaka mengatakan , sangat berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh Panitia dan semua pihak yang telah terlibat dan berkontribusi penuh baik moril maupun materil demi suksesnya penyelenggaraan acara ini.

“Dimana diantara kesibukan tugas masing-masing dimasa pandemik ini masih tetap mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sehingga acara pembukaan Jubileum inipun dapat terselenggara dengan baik,” pungkasnya.

Terkini