oleh

Nelayan Luar Curi Ikan di Bombana, Ratusan Nelayan Lokal Geruduk Kantor DKP

-BOMBANA, SULTRA-22 dibaca

Reporter : Hasrun

Editor : Kang Upi

KASIPUTE – Kecam atas adanya aktifitas nalayan asal luar Kabupaten Bombana yang beroperasi di sekitar perairan Bombana, ratusan nelayan Geruduk Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP) Bombana, Senin (21/01/1991).

Para nelayan yang tergabung Forum Nelayan Bombana (FNB) ini menuntut agar DKP menindak tegas nalayan luar Kabupaten Bombana yang dinilai “mencuri” ikan di perairan Bombana.

Perwakilan nelayan, Muhammad Basri Tahir dalam orasinya mengungkapkan, akibat ulah para nelayan luar Bombana tersebut, penghasilan para nelayan di Bombana berkurang drastis.

“Penghasilan para nelayan menurun karena banyaknya nelayan dari luar yang beroperasi di perairan Bombana, bahkan para nelayan lokal juga susah mendapatkan BBM,” ungkapnya.

Kondisi tersubut kata Basri yang juga berprofesi sebagai advokat ini, merupakan bentuk perampasan hak nelayan Bombana. Ia juga menilai Pemerintah Bombana khususnya dinas terkait disinyalir melakukan pembiaran nelayan luar untuk mengambil kekayaan di perairan Bombana.

“Pemerintah membiarkan para nelayan yang berasal dari luar untuk menjarah kekayaan alam di perairan Bombana,” tegasnya.

FNB juga mendesak Pemda khusunya DKP agar bertindak tegas untuk menghentikan aktifitas para nelayan yang bukan berasal dari Bombana.

“Untuk kita meminta agar Pemda menghentikan aktifitas nelayan luar Bombana,” tambahnya.

Selain itu, mereka juga mendesak DPRD Kabupaten Bombana segera memanggil Dinas Kelautan dan Perikanan dan PT Pertamina Nelayan untuk Rapat Dengar Pendapar (RDP) bersaama nelayan dan masyarakat. (A)


Terkini