Omzet Pedagang Lato-lato Disekitaran Mall Mandonga Turun Drastis

NEWS252 dibaca

KENDARI, MEDIAKENDARI.COM – Permainan lato-lato sudah tidak asing lagi khususnya warga Kendari. Seluruh Kalangan mulai dari anak-anak, remaja bahkan orang dewasa pun ikut melakukan trend ini

Rupanya permainan yang banyak digandrungi masyarakat kendari ini, turut membawa berkah bagi para pedagang mainan ataupun campuran. Namun belakang para pedagang mulai merasakan turunnya omzet lato-lato dari hari ke hari.

Salah satu pedagang, Nia mengaku sudah beberapa minggu ini omzet lato-lato miliknya menurun.

“Sudah berapa minggu terakhir omset menurun terus, dulu awal-awal viral bisa kita jual 1 lusin lebih, jadi klu di jual 20 ribu sudah bisa kita dapat 200-300 ribu perhari, kalau sekarang syukur-syukur kalau ada, ini saja belum ada yang laku,” ungkap Nia.

Menurutnya, ada banyak faktor permainan ini sudah jarang terjual, dari mulai banyaknya pedagang lato-lato, banyaknya pemberitaan terkait isu lato-lato yang dapat membahayakan anak-anak.

“Banyak mi penjual, banyak mi juga barangnya jadi banyak alternatif dimana-mana bisa beli. Ada juga org tua yang antisipasi anaknya beli lato-lato karena bahaya mungkin nanti cedera anaknya,” ungkap  Nasim yang juga pedagang Lato-lato di sekitaran Mall Mandonga.

Meski begitu, jeduanya tetap merasa masih memiliki keuntungan sehingga tetap menjualnya.

“Jadi ya kita pajang-pajang saja. Siapa tau ada laku, kan lumayan kita jual 15 ribu bisa untung. Siapa tau masih ada pembelinya,” ujar Nia.

Reporter : Nur Anisah