oleh

Pasar Murah dan Rumah Pangan KADIN Konawe Dilaunching, Jual Bahan Pokok Dengan Harga Murah

-NEWS-240 dibaca

KONAWE, MEDIAKENDARI.COM: Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar, Kamis, 24/11/2022. membuka secara resmi pasar murah dan launching Rumah Pangan Kadin Konawe.

Agenda ini mengusung tema ‘Gerakan Kemitraan inklusif untuk UMK’ yang digelar di Desa Momea, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra)

Pasar Murah Kadin Konawe yang digelar selama tiga hari itu, berlangsung sejak hari ini, Kamis – hingga Sabtu, 26 November 2022 dengan sebaran kupon sebanyak 16 ribu kupon untuk lima komoditas bahan pokok yang dijajakan.

Bahan pokok tersebut yakni beras Murah seharga Rp 35 ribu, Minyak Goreng, Rp 14 ribu, Gula Pasir Rp 10 ribu, Tepung Terigu Rp Rp 10 ribu dan Telur ayam ras Rp 45 ribu.

Total jumlah Sembako yang disediakan Kadin Konawe, yakni beras 20 ton, gula 3 ton, tepung 3 ton, minyak 3000 liter, telur 1500 rak.

Ketua Kadin Konawe, Yusran Akbar, ST dalam sambutannya menyampaikan Rumah Pangan Kadin Konawe dan pasar murah merupakan salah satu agenda prioritas dari program kerja Kadin Konawe yang menyertakan stakeholder, khususnya perusahaan-perusahaan besar dan pemerintah serta sektor swasta.

Hal itu untuk bersama dengan para pelaku UMKM untuk bergotong royong menggerakkan kolaborasi menguatkan pertumbuhan ‘Tulang Punggung Ekonomi Rakyat Indonesia’ yakni UMKM yang mendominasi struktur usaha di daerah dan telah berkontribusi terhadap lapangan pekerjaan dan juga ekonomi kita di Kabupaten Konawe ini.

Menurutnya, tantangan dari krisis energi yang menyebabkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) juga merembes dan sangat berdampak terhadap kelangsungan dunia usaha, terutama pelaku UMKM yang masih relatif rentan terhadap gejolak kenaikan harga BBM.

“Namun disisi lain, kita juga masih punya tantangan dalam pengentasan kemiskinan dan stunting yang butuh penanganan secara program yang lebih terarah,” terang Yusran.

Dirinya juga menegaskan, Kadin percaya jika pengusaha sektor swasta dan pemerintah dapat berperan dan mendorong upaya memperkuat UMKM

Melalui transfer pengetahuan, teknologi, memperluas akses pembiayaan, memberi bantuan distribusi hasil pertanian dan membuka akses pasar, baik nasional maupun ekspor sebagai langkah nyata upaya Kadin Konawe.

Sejak empat bulan terakhir, kata Yusran, Kadin Konawe telah melaksanakan berbagai program inklusif pendampingan untuk memperkuat peran UMKM dengan menyertakan stakeholders baik swasta maupun pemerintah.

Diantaranya, Program UMKM naik kelas yang dilaksanakan terkoordinasi pada WKU Bidang-Bidang di Kadin Konawe, seperti program kolaborasi bersama melalui KP2KP Unaaha yang dikenal Kantor Layanan Pajak Unaaha telah menerbitkan NPWP Pelaku UMKM.

“Selain itu, Kadin Konawe berkolaborasi bersama dengan Forum UKM-IKM Kabupaten Konawe dan Komunitas Pabalu telah menerbitkan sejumlah Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Sistem Pendaftaran NIB secara online melalui system OSS,” kata Yusran.