oleh

Pasar Panjang Rata Dengan Tanah, Pedagang Hanya Pasrah dan Menangis

KENDARI – Sekitar lima ratusan gabungan Salpol PP Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Kota Kendari serta sebuah alat berat diturunkan untuk melakukan eksekusi pasar panjang.

Para pedagangpun hanya bisa pasrah dan menangis di tengah terik matahari saat amukan alat berat meratakan lods dagangan mereka.

Pedagang yang pasrah hanya bisa mencoba menyelamatkan barang dagangan yang dapat diangkut dan sisanya diberikan kepada bringasnya alat berat yang siap menghancurkan apa saja yang ada di depannya.

Salah seorang pedagang, La Haniru (56), yang sudah berdagang sejak berdirinya pasar panjang delapan tahun lalu mengaku hanya bisa pasrah ketika dagangannya diamuk oleh Eksapator.

“Pedagang kecil seperti kita ini hanya bisa pasrah saat tempat jualan digusur,” ujarnya di tengah-tengah amukan eksapator, Rabu (18/7/2018).

Sementara itu, Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kota Kendari, Muchdar mengatakan, eksekusi pasar panjang bakal dilakukan selama sehari. Hal itu dikarenakan tidak adanya itikad baik dari pedagang untuk membongkar sendiri dagangannya.

“Kita akan eksekusi satu hari ini, sementara yang dibatasi seng itu akan dibongkar sendiri oleh pedagang,” paparnya di lokasi eksekusi.


Reporter : Kardin

Terkini