oleh

Pembangunan Rel Kereta Api di Sultra Masuk di APBN 2019

KENDARI – Setelah 4 tahun diperjuangkan, akhirnya usulan program pembangunan rel kereta api dan jembatan penghubung untuk mendukung kelancaran transportasi di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), telah disetujui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dimana program itu, sudah masuk dalam perencanaan alokasi dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Kepastian ini dikatakan, anggota Komisi V Dewan Pimpinan Rakyat (DPR) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra, Ridwan Bae. “Alhamdulillah usulan pembangunan kereta api yang menghubungkan Kota Kendari dengan Kabupaten Kolaka sudah masuk dalam perencanaan APBN tahun 2019 melalui Kementerian PUPR. Lalu usulan pembangunan jembatan penghubung juga sudah disetujui. Ini merupakan perjuangan panjang bagi masyarakat Sultra,” kata politisi Partai Golkar, melalui release yang diterima Mediakendari.com, Senin (8/10/2018).

Dikatakannya, tidak hanya program pembangunan rel kereta api dan jembatan penghubung di Kota Kendari, Kementrian PUPR juga menyetujui perencanaan pembangunan jembatan penghubung daratan Pulau Muna dan Pulau Buton. Dimana, rencana membangun jalur kereta api dan membangun dua jembatan penghubung itu sudah masuk dalam kegiatan strategis nasional.

“Usulan pembangunan infrastruktur di Sultra telah dilakukan sejak 2014 lalu, dan saat itu sudah berapa kali dilakukan peninjaun untuk melihat visibility. Dan Alhamdulillah telah disetujui, bahkan masuk dalam APBN 2019. Kerja keras ini, berkat kerjasama dan perjuangan semua pihak, sehingga Sultra masuk dalam agenda perhatian pembangunan transportasi,” ujarnya. (b)

Redaksi.


Terkini