oleh

Pembayaran Kompensasi Perusahaan Tambang di Konsel Gaduh

PALANGGA – Masyarakat yang tergabung dalam Rumpun Manus di Kecamatan Palangga Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tiba-tiba saja gaduh saat pembayaran kompensasi (Royaliti) lahan oleh pihak perusahaan tambang PT Jagad Raya Tama, pada Sabtu (17/3/2018).

Pasalnya, awal mula kegaduhan yang mengakibatkan adu mulut dan nyaris baku hantam tersebut dikarenakan adanya dugaan campur tangan Camat Palangga, Abdul Jalil yang telah melakukan intervensi pada pemilihan Ketua Rumpun Manus dengan mendukung salah satu kandidat yakni Irianto.

Sainul Manus yang notabene saat itu sebagai Ketua Rumpun, merasa dikudeta dan dicurangi saat pertemuan keluarga rumpun diadakan.

BACA JUGA: Perusahaan Tambang di Konsel Diduga Serobot Lahan Garapan Masyarakat

“Saya tidak tahu, pada saat disepakati untuk melakukan pertemuan, disitu akan dilakukan Pemilihan Ketua Rumpun Manus yang baru,”ucap Sainul.

“Dengan alasan dari Camat yaitu kepengurusan yang lama itu sudah tidak terpakai lagi, jadi harus dilakukan pemilihan ketua baru,” sambungnya.

Ia menjelaskan, pada saat dilakukan pemilihan, dirinya dan Irianto mendapatkan suara yang seimbang dan dilakukan pemilihan ulang dan menjadi pemenangnya adalah rivalnya.

“Pemilihan kedua itu, Irianto yang menang. Tapi curang, karena memasukan istrinya dan keluarganya untuk ikut lakukan pemilihan, padahal keempat keluarganya itu tidak terdaftar dalam Rumpun Manus,” ungkapnya.

Untuk diketahu, Rumpun Manus adalah salah satu rumpun keluarga yang mendapat biaya kompensasi (Royalti) dari pihak perusahaan tambangan PT Jagad Raya Tama yang berada di Kecamatan Palangga, Konsel.

Reporter: Erlin
Editor: Kardin

Terkini