oleh

Pemda Koltim Gratiskan Pedagang Tempati Pasar Modern

TIRAWUTA – Pasar Modern yang bertempat di Desa Poni-Poniki, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), akhirnya dapat ditempati para pedagang dan aktivitas jual beli telah terjadi.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Koltim, Martha Surya Hutapea mengatakan, pasar modern yang di bangun oleh Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada Tahun 2016-2017 lalu, telah ditempati oleh para pedagang yang sebelumnya berdagang di pasar sentral Rate-Rate.

“Para pedagang yang menempati pasar modern tersebut adalah pedagang yang dipindahkan dari pasar sentral Rate-Rate,” kata Martha, saat di temui di ruang kerjanya, Jumat (6/4/2018).

BACA JUGA: Kembangkan Kakao Organik, Bupati Koltim dan BI Resmikan Laboratorium Mini MA 11

Martha menjelaskan, sebelumnya para pedagang tersebut pernah tidak setuju untuk dipindahkan ke pasar modern yang berada di Desa Poni-Poniki. Tetapi mengingat pasar sentral Rate-Rate sangat sempit dan lokasinya yang juga bersengketa, terpaksa dipindahkan.

Pasar Modern
Wawancara ekslusif wartawan Media Kendari dengan Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Koltim Martha Surya Hutapea, di ruang kerjanya, Jum’at (6/4/2018)

“Beberapa hari yang lalu kami terpaksa membongkar pasar sentral Rate-Rate. Setelah itu bahan-bahanya kami angkut ke pasar modern bersama dengan pemiliknya,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Martha, dengan ditempatinya pasar modern tersebut, maka para pedagang pun akan merasa nyaman. Sebab pasar tersebut tempatnya begitu luas untuk para pedagang dan tidak ada lagi yang akan mengklaim.

“Para pedagang pun juga digratiskan. Mereka tinggal masuk saja untuk menjual,” ucapnya.

Olehnya itu, dengan beroperasinya pasar modern, Martha berharap pedagang bisa lebih betah, dan tidak ada lagi kekhawatiran. Begitu pula dengan para pembeli, juga akan leluasa pada saat berbelanja ditambah lagi tempat parkir yang begitu luas.

“Pemerintah juga telah menyiapkan tempat parkir yang aman, dan dijaga oleh petugas pasar. Nantinya juga pasar modern itu kita akan pagar keliling supaya lebih aman lagi,” katanya.

Martha juga menambahkan, dengan beroperasinya pasar modern, perputaran perekonomian masyarakat akan bertambah. Begitupula dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Koltim mampu meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau PAD pasar meningkat, maka otomatis pembangunan di Koltim pun juga akan bertambah. Selain itu juga, kemungkinan pasar modern ini kita akan jadikan pasar harian, dimana tiap hari orang akan berpasar di pasar modern ini,” tutupnya.


Reporter: Jaspin
Editor: Kardin

Terkini