oleh

Pemda Konsel Dorong Kolono Timur Sebagai Kawasan Budidaya Perikanan

Reporter : Erlin

Editor : Def

ANDOOLO – Janji Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk memajukan kawasan Kecamatan Kolono Timur, nampaknya bukan isapan jempol belaka. Tidak hanya mendorong percepatan ekonomi sebatas kawasan kecamatan, Pemda bahkan berencana menjadikan kawasan ini pusat ekonomi nasional.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga dalam sambutannya peresmikan penggunaan 50 lapak di kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) atau disebut juga Pasar PKL di Desa Langgapulu, Kecamatan Kolono Timur.

Menurutnya, Pemda telah menggelontorkan anggaran milyaran untuk membangun infrastruktur berupa fasilitas tambat labuh, keramba jaring apung (KJA) serta jalan kawasan.

“Hal ini untuk mendukung kawasan ini sebagai satu-satunya wilayah di Sultra yang di tetapkan sebagai Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) untuk Kawasan Budidaya Perikanan,” paparnya dihadapan warga.

Melalui program ini, masyarakatnya khususnya nelayan akan diarahkan untuk berfikir bukan hanya menangkap tapi ikannya memelihara dan mengembangkannya secara mandiri.

Selain berbiaya murah, program ini juga dijamin akan memberikan keuntungan secara ekonomi yang lebih baik bagi masyarakat nelayan.

Olehnya itu, lanjut mantan Ketua DPRD Konsel ini ditahun 2019, Pemda akan menambah jumlah los dan fasilitas pendukung lain seperti MCK, tempat ibadah serta sarana pariwisata.

“Termasuk peningkatan fasilitas pada bidang lainnya sperti di bidang Pariwisata yang ada di Koltim,” ujarnya.

Untuk mendukung percepatan ekonomi masyarakat, lanjutnya, dirinya memerintahkan Camat untuk memprioritaskan warga yang kurang beruntung untuk mengisi lapak tersebut.

Selain meresmikan lapak PKL, Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga, ST., MM yang hadir bersama jajaran sekaligus meresmikan Kantor Camat Koltim yang berada di Desa Tumbu-Tumbu Jaya.

Diungkapkan dalam sambutannya, apa yang direncanakan Pemda tersebut merupakan kado istimewa HUT Koltim yang ke-4. Untuk itu ia meminta kepada warga untuk menjaga kekayaan dan fasilitas yang dimiliki oleh daerah ini demi terwujudnya visi Desa Maju Konsel Hebat.

“Alhamdulillah hari ini Kecamatan Kolono sudah memiliki dan telah kita resmikan Kantor Camat yang baru yang masa pengerjaannya 4 bulan dengan anggaran kurang lebih 800 juta bersumber dari APBD 2018,” terangnya.

Dengan diresmikannya penggunaan bangunan Kantor Camat tersebut, Surunuddin berharap pelayanan bisa lebih prima, serta maksimal untuk masyarakat Kecamatan Kolono Timur.

“Saya minta Camat dan jajarannya bisa memberikan pelayanannya dengan maksimal, cepat dan tuntas,” tegas Surunuddin.

Menurutnya, hal ini merupakan bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi di daerah ini. Salah satunya dilakukan dengan memposisikan pemerintah harus lebih dekat ke masyarakat khususnya terkait pengurusan keadministrasian atau hal lainnya.

“Olehnya itu, saya minta sinergitas antara Pemkab, Kecamatan dan Desa untuk saling bahu membahu searah dalam membangun Koltim yang mandiri, maju pada semua aspek,” tuturnya.

Tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Diskop UMKM) Konsel Djussachri menjelaskan, bahwa pembangunan pasar PKL merupakan hasil kerjasama antara Pemda dan Kemenkop UMKM RI yang bersumber dari APBN tugas pembantuan, dengan nilai anggarannya mencapai Rp. 451.930.000.

Pembangunan ini dikerjakan selama 4 bulan lamanya yakni mulai Agustus hingga November 2018, dengan jenis bangunan permanen dan rangka baja ringan.

“Ini adalah satu-satunya Kabupaten yang dapat bantuan dari Kementerian dari 17 kabupaten Kota se- Sultra terkait dengan bangunan penataan kawasan PKL, sehingga patut kita berbangga dan bersyukur,” pungkas Djussachri.

Untuk peresmian bangunan ini sendiri, pengguntingan pita dilakukan Ketua TP-PKK Konsel, Hj. Nurlin Surunuddin disaksikan masyarakat Kecamata Kolono Timur.

Turut hadiri dalam peresmian ini Wakil Bupati Konsel, Arsalim Arifin, Sekretaris Daerah (Sekda), Sjarif Sajang, Ketua DPRD, Irham Kalenggo, Ketua DWP, Hj. Ariyati Sjarif, Wakil Ketua TP-PKK, Hj. Arni Arsalim dan para anggota legisaltif serta pimpinan OPD dan Bagian lingkup Pemda Konsel.(a)


Terkini