oleh

Pemerintah Dianggap Tak Perduli, Warga Tiworo Mubar Terus Keluhkan Jalan Rusak

-NEWS-365 dibaca

MUNABARAT,MEDIAKENDARI.COM– Warga Kelurahan Tiworo, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Propinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan jalan usaha tani mengalami rusak parah dan hampir tak bisa dilewati kendaraan bermotor dan Mobil

Jalan usaha tani ini merupakan akses utama warga setempat, untuk menuju ke lahanan perkebunan atau pertaniaan mereka. Hasil pertaniaan mereka tidak bisa di angkut melalui kendaraan roda dua maupun roda empat untuk di jual.

Dengan kerusakan ruas jalan sepanjang 2 Km lebih, dengan kondisi sangat becek, dan hampir tak bisa dilewati dengan kendaraan,. Menjadi keluhan warga setempat, khususnya para petani.

Baca Juga : Cegah Stunting, BKKBN Tegaskan Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Menikah Penting Dilakukan

Salah satu warga, La Ode Ali Sarati mengatakan, kesulitan akses jalan menuju lahan perkebunan, sangat memperhatikan masyarakat Khususnya para petani.

“Sudah bertahun-tahun kondisi jalan mengalami kerusakan. Apalagi jika sehabis hujan, jalan ini tak bisa sama sekali untuk dilewati menggunakan sepeda motor, dan mobil dikarenakan sangat becek dan berlumpur,” ungkapnya, Sabtu (8/10/2022).

Untuk itu, dirinya berharap Pemerintahan Daerah atau Kabupaten bisa membantu perbaikan jalan rusak ini.

“Kami sudah sampaikan berkali kali namun sampai saat ini dari pihak Pemerintah Daerah, Kabupaten, maupun kelurahan belum tanggap untuk melakukan perbaikan sama sekali,” katanya.

Senada, warga Kelurahan Tiworo, La Ode Dhanu mengatakan, memang sudah beberapa kali warga menyampaikan kepada pihak Pemerintah terkait jalan ini, namun sampai saat ini belum ada tindakan atau perbaikan sama sekali.

“Iya berhadap agar segera diperbaiki, agar hasil pertanian kami bisa di akses melalu kendaraan roda empat,” harapannya.

La Ode Dhanu mengaku, jalan usaha Tani ini sebagai aset pertanian, ini mengalami kerusakan cukup parah semenjak 2017.

“Jalan ini sebelumnya sudah dilakukan pengerasan pada tahun 2015 lalu, namun sampai saat ini belum ada lagi perhatiaan dari pihak terkait untuk perbaikan jalan usaha tani ini,” katanya.

Baca Juga : Ratusan Pelajaran di Kendari Padati Kantor Korem 143 Haluoleo di Pameran Alutsista, Ini yang TNI-AL Pamerkan

Sementara itu, Ketua RT 2 Kelurahan Tiworoz La Ode Jana mengatakan, sebelumnya sudah sempat mengumpulkan uang dari para petani, untuk membeli bahan timbunan jalan usaha tani dan menghamparnya secara manual.

“Untuk itu kita berharap besar dari Pemerinta Daerah bisa memperhatikan nasib para petani yang ada di Mubar khususnya jalan. Supaya hasil dari pertaniaan bisa di akses dengan baik,” ucapnya.

“Kami warga Kelurahan Tiworo, Kecamatan Tiworo Kepulauaan meminta pada Pemerinta Daerah, agar di perhatikan jalan yang rusak para yang menghubungkan dengan desa Waturempe ini,” tutupnya.

Reporter : Wa Irna