Bupati Konsel H. Surunuddin Dangga ST. MM usai melakukan teken Mou bersama Yayasan Putera Sampoerna. Foto: Ist.

Pemkab Konsel Siapkan Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu

Reporter: Erlin
Editor: La Ode Adnan Irham

JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang bekerjasama dengan Yayasan Putera Sampoerna, menyiapkan beasiswa untuk pelajar kurang mampu. Hal itu tertuang dalam penandatanganan MoU antara Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga dengan Director Of Sales Sampoerna, Elan Merdy di Sampoerna Strategic Square Lantai 31 Tower Utara, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

MoU antara Pemkab Konsel dan Sampoerna, meliputi program bantuan pendidikan bersubsidi tingkat sarjana dan pengembangan sekolah model khusus bagi masyarakat prasejahtera. Diharapkan mereka dapat melanjutkan pendidikan di sekolah bertaraf internasional untuk menciptakan calon pemimpin masa depan dan memajukan pendidikan di indonesia.

“Ini sebagai bukti kepedulian kita terhadap peningkatan SDM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui pembangunan dibidang pendidikan,” ujar Surunuddin.

Penerima beasiswa nantinya akan dipilih dari pelajar terbaik SMA, melalui mekanisme seleksi oleh pejabat yang ditunjuk untuk meneruskan pendidikannya di Universitas Sampoerna. Syaratnya memiliki nilai akademik di atas rata-rata yang telah ditentukan dan terkendala biaya atau berasal dari keluarga pra sejahtera.

BACA JUGA:

“Kita berharap pelajar dari golongan masyarakat kurang beruntung bisa mengenyam pendidikan hingga di bangku kuliah, demi menyongsong masa depannya yang lebih cerah, untuk biaya kita tanggung bersama pihak Sampoerna dan sharing dari dana APBD Pemda Konsel,” jelasnya.

Selain itu, tambahnya, akan ada pelaksanaan Lighthouse School Program (LSP) atau Sekolah Model, yang akan dijadikan percontohan bagi sekolah lain yang dianggap mampu melaksanakan penjaminan mutu pendidikan secara mandiri. Tujuannya, meningkatkan kualitas pembelajaran di setiap sekolah yang ditunjuk.

“Pada intinya, kerjasama yang kita bangun bersama Sampoerna Foundation adalah semata-mata untuk meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di indonesia, khususnya Konsel, serta untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan di bidang pendidikan, riset dan pengembangan SDM,” papar Surunuddin.

Untuk jangka waktu kerjasama selama empat tahun. Jika dibutuhkan, masih dapat diperpanjang sesuai kesepakatan kedua belah pihak. Adapun teknis pelaksanaan, akan dikomunikasikan lebih lanjut sesuai fungsi, kewenangan dan kompetensi masing-masing. (B)

Iklan BPKAD
Iklan BLUD Konawe