oleh

Pengelola Utamakan Isi Jerigen, Akibatnya Antrean Panjang Terjadi di SPBU Sapurata Muna

RAHA – Masyarakat Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai kesulitan memperoleh Bahan Bakar Minyak (BBM). Apalagi saat ini hanya satu SPBU yang beroperasi, sedangkan SPBU BCK ditutup untuk sementara waktu akibat telah terjadinya kebakaran mobil angkot beberapa waktu lalu. Masyarakat harus rela mengantre hingga berjam-jam untuk memperoleh BBM jenis Premium dan Solar.

[ Baca juga: Akibat Mengisi Sendiri BBM, Mobil Angkot di Muna Terbakar ]

Ironisnya, di tengah kesulitan memperoleh BBM itu, SPBU Sapurata yang terletak di Jalan Basuki Rahmat Kelurahan Mangga Kuning, Kecamatan Katobu itu malah melayani pengisian jerigen yang mengakibatkan antrean kendaraan bermotor mengular hingga ke badan jalan.

Pramuka

Sontak akibat antrean panjang itu, membuat kemacetan arus lalu lintas. Terlihat kendaraan roda dua banyak yang membawa jerigen berukuran 20 liter melakukan pengisian. Sementara di depan SPBU, terparkir kendaraan yang mengangkut jerigen-jerigen kosong menunggu giliran antrean.

Salah seorang warga yang sedang melakukan pengantrean BBM, Rian, mengaku kesal akibat antrean yang begitu panjang. Menurutnya, antrean panjang itu akibat operator pemegang nozzle, selain mengisi tangki kendaraan juga mengisi jerigen.

“Sebenarnya antrean tidak panjang, hanya karena lama di pengisian jerigen sehingga kendaraan menumpuk hingga ke jalan,” ungkapnya, Jumat (24/11).

Ia berharap ada langkah-langkah yang dilakukan pihak terkait untuk meminimalisir antrean panjang. Termasuk, tidak boleh lagi ada pengisian jerigen.

“Saya berharap Pertamina bisa turun memantau langsung aktivitas di SPBU Sapurata. Hampir setiap hari yang didahulukan pengisian jerigen,” pintanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU belum memberikan keterangan.

Reporter: Erwin
Editor: Kardin

Terkini