oleh

Pengurus Kadin Sultra Resmi Dilantik, Siap Dorong Kemudahan Berusaha dan Berinvestasi di Sultra

 

Redaksi

KENDARI – Ketua Umum dan Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sultra masa bakti 2021-2026 resmi di lantik, Selasa 30 Maret 2021, dengan mengusung tema satukan hati bangkitkan ekonomi Sultra.

Ketua Umum Kadin Sultra Anton Timbang dalam sambutan pelantikannya menuturkan, dirinya memiliki visi untuk memaksimalkan peran Kadin sebagai wadah pemersatu pengusaha untuk kemajuan dan peningkatan sektor ekonomi di Sultra.

“Sedangkan misi saya adalah membuat road map kemudahan berusaha dan berinvestasi di Sultra tahun 2021 hingga 2026, sehingga Sultra dapat menjadi tujuan investasi internasional dan peningkatan ekspor,” papar Anton Timbang.

Anton Timbang juga menjelaskan, dirinya akan membangun kemitraan strategis dengan pemerintah sebagai realisasi sinergi percepatan perbaikan iklim usaha, antara Kadin Sultra dan Pemerintah Provinsi Sultra dengan pembentukan gugus tugas bersama.

“Nantinya akan melibatkan seluruh stakholder dunia usaha, mendorong pembentukan dewan ekonomi daerah Sultra, mendorong lahirnya pengusaha baru di Sultra dengan memfasilitasi generasi muda untuk melahirkan star up unggulan dan sektor ekonomi kreatif dengan berbasis kepala inovasi dan teknoligi dunia usaha terkini,” jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, pihaknya nantinya akan melakukan pengembangan SDM melalui kolaborasi dengan lembaga pendidikan, menjalin kemitraan dengan lembaga pembiayaan untuk menyiapkan sumber pendanaan mudah dan murah bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

“Pembinaan usaha mikro kecil menengah dengan bertindak sebagai hubungan dan fasilitas terhadap investor dan pasar yang membutuhkan produk UMKM Sultra dan bersinergi dengan pemerintah daerah Sultra dalam menciptakan lapangan kerja,” ujarnya.

Pengusaha nasional ini juga dalam sambutannya mengatakan, Kadin Sultra sebagai nahkoda Sulawesi Tenggara tentu tidak mudah menghadapi terjangan badai pandemi covid-19, yang mengakibatkan sebagian besar dunia usaha mengalami keterpurukan.

“LDampaknya terjadi pada jumlah pengangguran dan angka kemiskinan secara nasional dan diperkirakan pengangguran dapat meningkat pada kisaran 2.92 hingga 5,23 juta dan angka kemiskinan pada kisaran 1,16 hingga 36,78 juta.

“Demikan pula di Sultra, kata Anton Timbang, dampak covid-19 pada penangguran mencapai 200, 7 orang juta adapun jumlah penduduk miskin naik dikisaran 1, 85 ribu orang,” paparnya.

Sementara itu Gubernur Sultra Ali Mazi dalam sambutannya meminta kepada Ketua Umum Kamar Dagang Dan Industri Indonesia agar pelaksanaan musyawarah nasional 2021 ini dilaksanakan di provinsi Sultra.

“Segala bentuk tanggung jawab menjadi kewajiban tuan rumah atau pemerintah Provinsi Sultra karena Sultra siap menjadi bagian penting dalam kemajuan Kadin Indonesia,” jelas Ali Mazi.

Dirinya juga berharap agar kadin sultra selalu berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan Kadin Sultra bisa menjadi corong pemerintah provinsi dalam menjual potensi.

“Karena potensi Sultra ini sangat bervariasi jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain Sulawesi Tenggara memiliki tambang emas tambang nikel aspal kekayaan laut dan perikanan yang sangat luar biasa,” tegasnya.

Pelantikan pengurus Kadin Sultra digelar dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Seluruh tamu yang akan masuk kedalam ruang acara pelantikan akan di periksa terlebih dahulu baik, suhu tubuh maupun barang bawaan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Turut hadir dalam pelantikan ini Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani, Wali Kota Kendari, Anggota DPR RI Komisi VII Rusda Mahmud, serta sejumlah bupati dan walikota se Sultra dan seluruh unsur forum koordinasi pimpinan daerah Sultra. /C

Terkini