oleh

Perayaan Pergantian Tahun, Pemda Konsel Bakal Pusatkan di Wisata Namu

ANDOOLO – Menyambut pergantian Tahun 2018, Pemda Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) rencananya akan digelar di Wisata Namu di Desa Namu Kecamatan Laonti Konsel, kawasan tersebut dipilih karena beberapa pertimbangan.

Kepastian kegiatan tersebut terungkap saat Kabag Umum, Djaya Suharianto dan Kabag Humas, Hermawan di dampingi staf Setda Konsel melakukan Monitoring Lokasi Homestay (Pemondokan) yang akan di tempati Bupati, Wabup dan Sekda saat pergantian tahun nanti di Desa Namu, pada Minggu (24/12).

“Iya benar, Tahun baru akan di selenggarakan di tempat ini, olehnya itu kami lakukan pemantauan dan pengecekan tempat pemusatan lokasi kegiatan di malam puncak nanti, selain itu untuk memastikan kelayakan Homestay dan fasilitasnya buat Pimpinan Daerah serta melihat dan menanyakan langsung tentang kondisi cuaca saat ini dan seminggu kedepan, juga kesiapan kapal untuk para penumpang,” ujar Djaya Suharianto.

Perayaan pergantian tahun tersebut rencananya akan dihadiri sekitar Seribuan orang baik itu dari instansi maupum masyarakat. Selain itu direncanakan pula akan digelar berbagai pentas seni dan kegiatan lainnya.

Menurut Kabag Humas Konsel, Hermawan, Perayaan Tahun Baru di Namu menjadi momentum yang tepat untuk pengenalan potensi wisata dan budaya yang ada di Konsel yakni salah satunya Wisata Namu, yang telah di tetapkan oleh Pemda Konsel dan Pemerintah Pusat untuk di jadikan Obyek Wisata Nasional beberapa waktu lalu.

“Ini bagian dari promosi wisata agar warga Konsel khususnya dan luar daerah, nasional serta mancanegara pada umumnya bisa mengetahui jika telah hadir tempat wisata yang indah dan jaraknya dekat. Patut di kunjungi dengan biaya murah dan tidak kalah menariknya dengan wisata didaerah lain,” ucapnya.

Sedangkan dalam penjelasannya, Kepala Desa Namu, Yuddin mengatakan, sebagai tuan rumah pihaknya telah menyiapkan segala sesuatunya untuk menerima kunjungan para tamu baik dari Pemda maupun warga dengan pelayanan semaksimal mungkin didukung sistem Keamanan yang baik.

“Kami sudah siapkan pemondokan dan fasilitas pendukung terutama Air bersih dan MCK, serta kebersihan lingkungan yang dikerjakan oleh warga setempat dengan ikhlas, karena kami bangga di tetapkan sebagai Desa Sadar Wisata yang tentu bisa mendongkrak tingkat perekonomian kami ketika wisatawan banyak yang berkunjung ketempat kami,” urainya dengan senang.

“Rencana, untuk menambah daya tarik pengunjung selain pasir putih dan air terjun, akan kami konsultasikan kepada pihak terkait untuk menyiapkan kawasan suaka marga satwa yang bisa di lihat langsung seperti Anoa dan burung Maleo,” tambah Kepala Desa ini.

Untuk diketahui, Desa Namu terletak di wilayah Kecamatan Laonti yang hanya bisa di akses melalui jalur laut via Dermaga Desa Langgapulu Kecamatan Kolono Timur, dengan lama perjalanan dari Dermaga Kolono timur sampai ke Namu menghabiskan waktu kurang lebih 30 Menit saja. Saat ini oleh Pemda Konsel sedang di genjot pengerjaannya untuk akses darat yang nantinya dapat dilalui kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat.

Reporter: Erlin
Editor: Kardin

Terkini