oleh

Plt Ketua dan Sekretaris DPD Partai Hanura Sultra Dinilai Gagal Melaksanakan Musdalub

KENDARI – Sejumlah Kader Partai Hanura meminta kepada Dewan Pengurus Pusat (DPP) segera turunkan Karateker yang baru untuk menjabat Plt Ketua DPD Hanura Sultra.

Wakil Ketua BAPILU DPD Hanura Sultra M. Yusuf dalam perbincangan dengan Mediakendari.com, mengatakan, saat ini Ketua DPD Hanura Sultra dibawah Rudi Juniawan sifatnya hanya Plt Ketua DPD Hanura telah gagal melakasanakan Musyawarah Daerah Luarbiasa (Musdalub) telah gagal padahal telah diberi waktu selama 1 bulan oleh DPP untuk menggelar musyawarah tersebut.

“Perintah Musdalub ini seperti yang tertuang dalam Surat Keputusan DPP tanggal 16 Juli 2018 Nomor : SKEP/1083/DPP-HANURA/VII/2018 tentang Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Hanura Sultra untuk melaksanakan Musdalub. Paling lambat 1 bulan setelah terbitnya SK Plt itu, dan sampai hari ini belum ada Informasi terkait Musdalub dan ini salah satu bentuk kegagalan Rudi Juniawan dalam menjabat Plt Ketua dan Sekertaris DPD Partai Hanura Fajar Ishak DJ dalam melaksanakan tugas yang amanahkan oleh DPP menyiapkan Musdalub DPD Partai Hanura Sultra,” urai Yusuf.

Ia mengatakan bukan berarti adanya penolakan terhadap Plt Ketua dan Sekertaris yang ada saat ini. Tapi memang jabatan ketua DPD Hanura Sultra harus yang definitif, bukan berstatus Plt, karena dalam menghadapi pemilu 2019 DPD Hanura Sultra harus dipimpin oleh ketua defenitif.

Yusuf menyebutkan saat ini status Rudi Juniawan adalah Plt Ketua DPD dan juga Wasek Korwil Bina Wilayah Sultra Dia mengisi kekosongan jabatan pasca mundurnya H. Sainal Amrin dari Jabatan Ketua DPD Hanura Sultra.

Sementara itu, Wakil Ketua DPC Hanura Kota Kendari La Ode Abdul Aziz Nadia menyatakan hal serupa. Menurut dia, memang sudah waktunya dilaksanakan Musdalub.

“Mengingat sudah hampir 1 bulan posisi jabatan Ketua hanya Plt Jadi kegagal Plt dalam melaksanakan Musdalub maka DPP tarus turun karateker yang baru untuk melaksanakan Musdalub secepat mungkin, ” terangnya.

Lanjut Abdul Aziz, kader butur ketua yang definitif agar urusan organisasi kepartaian bisa berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Siapapun kader hanura yang terbaik berhak untuk maju sebagai kandidat Ketua DPD Hanura Sultra asalkan jangan yang bukan kader Hanura.

Kadernya bisa saja ketua DPC atau kader lainnya yang memiliki jabatan di DPD.

“Yang kita butuhkan adalah Musdalub untuk mendudukan posisi ketua yang definitif. Namun itu kan masa jabatan Plt ketua hanya sampai 16 Juli 2018 saja,” pungkasnya.(a)


Reporter : Rahmat R

Terkini