oleh

PT Antam UBPN Sultra Bagikan 1500 Paket Sembako Untuk Warga Miskin di Pomalaa

-NEWS-347 dibaca

Redaksi

KENDARI –  PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan paket sembako gratis untuk warga miskin di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

External Relation Manager PT Antam UBPN Sultra Pamiluddin Abdullah dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, pembagian sembako gratis ini dilaksanakan selama 10 hari kedepan.

“Mulai hari ini, Jumat, 3 April 2020 hingga 10 hari kedepan diseluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Pomalaa,” kata Pamiluddin Abdullah.

Menurutnya, tujuan pembagian sembako ini adalah untuk membantu warga yang kurang mampu, yang tinggal di Kecamatan Pomalaa, khususnya yang terdampak wabah covid-19.

“Adanya pembatasan keluar rumah, tentu akan mengurangi pendapatan mereka yang mempunyai usaha diluar, juga warga lainnya yang kesulitan mencari kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Pamiluddin berharap, pemberian paket sembalo dari PT Antam UBPN Sultra dapat meringankan beban khususnya kebutuhan bahan pokok sehari-hari untuk warga miskin.

Sementara itu, Comdev Assistant Manager PT Antam UBPN Sultra, Umar mengungkapkan total paket yang disalurkan sebayak 1500 paket, berisi beras 5 kg, mie Instant, gula pasir, minyak goreng, serta telur.

“Pembagian paket sembako gartis ini kami distribusikan melalui metode kupon, karena himbauan pemerintah demi menghindari virus corona tidak boleh berkumpul lebih dari 10 orang,” kata Umar.

Untuk pengambilan paket Sembako nya sendiri bisa dilakukan di Toko H. Saso di depan pasar baru Kelurahan Dawi-Dawi, Kecamatan Pomalaa dengan jadwal yang telah kami tentukan.

“Ada juga paket yang disalurkan dengan door to door oleh petugas dari Antam UBP Sultra,” terang Umar.

Terkait pembagian Sembako ini, Lurah Dawi-Dawi Rachmat Hidayat Gavoer mengatakan, pihaknya mengucap syukur atas apa yang telah diberikan PT Antam UBPN Sultra.

“Ini sangat mengurangi beban masyarakat khususnya di Kelurahan Dawi-Dawi dan Kecamatan Pomalaa pada umumnya. Untuk kedepannya tetap kita saling mendukung terkait wabah yang saat ini melanda,” singkatnya.

.

Terkini