oleh

Reaksi Seorang Anggota TNI di Konawe yang Fobia Jarum Suntik Ketika Divaksin Covid-19

-NEWS-108 dibaca

 

Reporter: Andis

KONAWE – Berstatus anggota TNI bukan berarti tak memiliki fobia terhadap sesuatu yang menurut kebanyakan orang sebagai hal biasa. Seperti hal yang dialami Serma Geried Paulus ketika hendak divaksin COVID-19 di Kabupaten Konawe pada Sabtu, 13 Maret 2021.

Serma Geried Paulus sempat merasa fobia etika melihat jarum suntik yang dipegang salah satu petugas medis. Akibatnya, proses penyuntikan dihentikan sementara waktu untuk menenangkan diri.

“Sejak SD kelas 6 saya sudah takut dengan jarum suntik. Ketika lihat badan langsung keringat dingin,” terang Geri kepada MEDIAKENDARI.COM di UPTD Puskesmas Unaaha.

Foto bersama anggota personil Koramil 1417-07 Unaaha setelah melakukan vaksinasi.

Setelah beberapa menit, barulah Serma Geried memberanikan diri untuk disuntik dengan cara dirangkul rekannya.

“Kalau pertama lihat jarum reaksi sudah begitu takut, tapi jika sudah lama-lama diperhatikan, rasa takutnya hilang sendiri,” katanya.

Ia mengaku, sudah sering konsultasi ke dokter untuk menghilangkan rasa takutnya terhadap jarum suntik, tetapi tak membuahkan hasil.

“Kata dokter itu fobia dan tidak mudah dihilangkan,” jelas Geri.

Tim Medis UPTD Puskesmas Unaaha sendiri mengaku kaget melihat reaksi anggota TNI yang fobia dengan jarum suntik

“Karena belum pernah terjadi hal seperti itu di sini. Apalagi ini TNI, jadi saya menyarankan kepada dia untuk menengkan diri dulu,” terang salah satu petugas medis.

Di tempat yang sama, salah satu rekan Geri mengungkapkan, Serma Geri selama menjadi anggota TNI belum pernah di suntik .

“Jadi kalau pengecekan kesehatan dari luar tubuh saja dan apabila ada penyakit, kami tidak suntik tapi diberikan obat,” kata Sertubin, Babinsar Koramil 1417-07 Unaaha.

Untuk diketahui, vaksinasi Covid-19 di Konawe sudah menyasar mereka yang beraktivitas di pelayanan publik. Vaksinasi tahap pertama untuk personil Koramil 1417-07 Unaaha sendiri dengan kuota 41 personil. Sebanyak 34 personil sudah divaksin. Sisanya akan dijadwalkan ketika mereka sudah siap. (B)

Terkini