oleh

Resmikan Rumah Dataku di Desa Laloumera, Ini Harapan Wabup Konawe

UNAAHA – Wakil Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) Gusli Topan Sabara meresmikan Rumah Data Kependudukan atau Rumah Dataku Kampung KB di Desa Laloumera, Kecamatan Besulutu, Senin (15/10/2018). Kegiatan ini juga turut dihadiri Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sultra, Dr.Fitriani, Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe.

Gusli mengatakan, Rumah Dataku merupakan rumah yang difungsikan sebagai pusat data dan intervensi permasalahan kependudukan yang mencakup sistem pemanfaatan data kependudukan mulai dari mengunduh, membaca, mengidentifikasi memverifikasi dan menentukan pilihan data kependudukan, yang bersumber dari, oleh dan untuk masyarakat dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kampung KB.

“Keberadaan rumah dataku ini menjadi sebuah tempat yang nantinya akan memberikan data dalam merencanakan arah kebijakan pembangunan desa, dan Konawe tentunya,” terang mantan Ketua DPRD Konawe itu.

Dia memaparkan, jumlah jiwa di Desa Laloumera mencapai 500 jiwa dengan luas wilayah kurang lebih 1.500 hektar, dimana setiap 1 hektar hanya dikelola oleh 3 warga saja. Sehingga dengan kondisi ini, secara tidak langsung desa ini memiliki potensi untuk maju dan besar.

“Melalui kesempatan ini, saya sampaikan kepada Kepala Perwakilan BKKBN Sultra jika Desa Laloumera bisa dijadikan pilot projetc percontohan Nasional, karena jumlah penduduk dan lahannya sangat ideal,” harapnya

Gusli menambahkan, pembentukan kampung KB merupakan salah satu Inovasi strategis dalam program kependudukan dan pembangunan keluarga secara utuh, dan ini merupakan program pembangunan lainnya seperti Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi dan Sosial Budaya. Olehnya itu, Wabup menegaskan agar ada partisipasi dari berbagai perangkat daerah termasuk pelayanan KB yang dapat dirasakan masyarakat secara umum.

“Melalui program ini, kita harapkan bisa melalukan quantum, dengan hitungan kita 1 quantum sama dengan 5 ribu langkah, sehingga kita butuh 25 ribu langkah untuk 5 kali quantum,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penduduk BKKBN Sultra, Dr.Fitriani Abukasim mengapresiasi kegiatan peresmian ini. Disebutkannya kegiatan ini tentunya merupakan kerjasama yang baik dari sejumlah pihak.

“Kita butuh data akurat dan cepat disetiap hal, dan awal dari seluruh pembangunan adalah data. Rumah dataku ini diharapkan dapat menjadi sentral kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di Desa ini,” katanya.

Kata dia, alasan Desa Laloumera dipilih sebagai Daerah pertama di Sultra Launching rumah Dataku dikarenakan melihat dari perkembangan masyarakat dan pemerintahnya sangat mendukung. Artinya dari segi pendataannya, mereka sangat siap dengan data yang ada, bahkan mereka selalu melakukan update data terbaru.

“Louncing ini sengaja dilakukan hari dengan menghadirkan lintas sektoral Pemda Konawe, agar kedepannya mereka bisa turun melakukan presurer pembangunan, serta melihat potensi-potensi yang bisa dikembangkan,” tutupnya.


Redaksi


Terkini