Reporter : Erwino
Editor : Taya
RAHA – Rumah Toko (Ruko) Karunia Motor yang terletak di bilangan jalan Ir. Juanda, Kelurahan Mangga Kuning, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) disatroni maling, Selasa (26/3/2019). Jam tangan dan uang tunai sekitar Rp. 60 Juta raib.
Pelaku terbilang cerdik, selain menggasak uang tunai, CCTV yang dapat merekam jejaknya juga dicabut. Tentu hal itu dilakukan pelaku untuk mengamankan identitasnya dapat diketahui.
Andre, pemilik toko tempat penjualan suku cadang mobil itu mengungkapkan, saat kejadian kondisi ruko sedang kosong. Pria keturunan Tionghoa ini beserta anak keluarganya bermalam di ruko lain yang juga masih miliknya.
“Saat pulang dan memasuki rumah sekitar jam 8 pagi, saya kaget kalau pintu tengah dalam kondisi terbuka. Setelah diperiksa, uang di laci penjualan hilang,” ujar Andre saat ditemui di lokasi kejadian.
Usai mengetahui jika rukonya disatroni maling, Andre pun langsung bergegas melaporkan kejadian itu kepada kepolisian. Kapolsek Katobu, Iptu Hamka yang menerima laporan Andre kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Dari hasil olah TKP itu, Hamka menerangkan jika pelaku memasuki ruko melalui sisi belakang dengan menggunakan tangga lalu memanjat ke lantai tiga.
“Nah, kebetulan kondisi pintu di lantai tiga tidak terkunci, sehingga pelaku leluasa untuk menjalankan aksinya,” ungkap Hamka.
Baca Juga :
- SRIKANDI AMBA SULTRA Resmi Diluncurkan, Wadah Konsolidasi dan Sosialisasi Kelembagaan di Sulawesi Tenggara
- Kolaborasi Kuat! Pemda Muna dan Kemenkumham Sultra Genjot Pembentukan Posbankum Desa-Kelurahan
- Kunjungan Kerja ke Muna, Kapolda Sultra Perkuat Sarana Operasional Polri
- Pertemuan Perdana Direksi Dan Komisaris Baru Bersama Pejabat Eksekutif Bank Sultra; Sinergi Menuju Pencapaian Target Kinerja 2025
- Bukan Sekadar Menjaga Keamanan, Polisi di Muna Bangun Sumur Bor dari Uang Pribadi
- Ketua Dekranasda Prov. Sultra Serahkan Bantuan ke Perajin Tenun Desa Masalili dan Dorong Promosi Produk Lokal
Atas kejadian itu, pihak Kepolisian tengah melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap pelaku.
“Masih dalam lidik, semoga saja dalam waktu dekat pelakunya sudah berhasil diungkap,” tukas mantan Kapolsek Sawerigadi itu. (A)
