oleh

Sambut Peserta DiklatPim II, Pantai Kampa Konkep Segera Dilauncing

LANGARA РPemerintah Daerah (Pemda) Konawe Kepulauan (Konkep) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menggenjot pembangunan dan pemgembangan destinasi wisata di daerah itu. Salah satu wisata yang menjadi perhatian belakangan ini adalah Pantai Kampa, sehingga Pemda berinisiatif akan segera melaunching keindahan pantai Kampa.

Menjelang launcing enam organisasi perangkat Darah (OPD) yakni Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi Informasi dan Persandian, Dinas Perumahan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, telah diberi tugas untuk pembangunan dan peningkatan pantai Kampa. Rencana launching Pantai Kampa dijadwalkan pada awal November 2018 mendatang dengan mengangkat tema Community Based Promotion Tourism” atau Promosi Pariwisata Berbasis Komunitas.

Kepala Dinas (Kadis) Kominfo dan Persandian, Jamhur Umirlan mengatakan, pada awal November mendatang pihaknya bersama dengan lima OPD lainnya bakal mengadakan Launching Inovasi wisata Pantai Kampa. Kegiatan tersebut merupakan tindaklanjut atas pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan II (DiklatPim II) yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Provinsi Bali.

“Diklatpim II tersebut akan selesai diakhir bulan November mendatang. Namun, sebelum peserta Diklat Pim kembali mengikuti seminar akhir. Peserta diharuskan untuk melakukan tahap laboratorium kepimpinan atau implementasi dari proyek perubahan itu, dengan melahirkan inovasi-inovasi tentang peningkatan dan pemgembangan wisata,”paparnya.

Lebih lanjut, Jamhur menuturkan dipilihnya pantai Kampa dari beberapa objek wisata lainnya, yang ada di Konkep dikarenakan keindahan pantainya yang begitu indah. Kemudian juga lokasinya yang dekat dengan ibu kota Konkep yang jarak tempuhnya hanya menghabiskan waktu 20 menit saja. Selain itu juga, ditunjang dengan akses infrastruktur yang sudah memadai.

“Pesona alam pantai kampa tidak kalah indah dengan tempat wisata yang ada di daerah-daerah lain. Tinggal yang dibutuhkan saat ini program atau konsep manajemen pengembangan serta peningkatan sarana dan prasarana.

Selain itu, target kami kedepannya pantai kampa harus menjadi salah satu icon wisata Konkep. Untuk mendukung hal itu, kita sudah membentuk Komunitas Peduli Wisata. Semoga dengan terbentuknya komunitas tersebut, semua pihak bisa ikut serta berpartisivasi baik secara ide maupun gagasan dalam pengembangan wisata pantai kampa,”tutupnya.¬†(b)

Reporter : Ajad Sudrajad


Terkini