oleh

Sejak Hugua Hingga Arhawi, Dua Pasar Ini Hanya Dibangun Tapi Tidak Difungsikan

WANGIWANGI – Bangunan Pasar Wanci Kecamatan Wangiwangi dan Pasar Baru Tomia Kecamatan Tomia Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang memakai uang negara hingga mencapai miliaran rupiah hanya dibangun tapi tidak difungsikan hingga saat ini tidak berpenghuni. Hal ini menuai banyak pertanyaan dari kalangan masyarakat Wakatobi.

Pasar Baru Pulau Tomia misalnya. Sejumlah masyarakat Tomia mengaku, bangunan itu mulai dibangun pada masa Hugua, yang pada saat itu masih menjabat sebagai Bupati Wakatobi selama dua periode hingga digantikan Arhawi pada tahun 2016 silam namun hingga kini pasar tersebut masih tampak kosong dan tak ada aktivitas apapun.

Salah satu masyarakat Pulau Tomia yang enggan disebutkan indentitasnya, mengatakan kepada MediaKendari.com bahwa,  alasan Pasar baru Tomia tidak berpenghuni disebabkan ada beberapa oknum sengaja memborong beberapa ruko. Lalu disewakelolakan kembali kepada masyarakat yang ingin menjual di pasar baru tersebut.

“Yang kami tau pasar ini dibangun untuk masyarakat menjual disini. Tapi ternyata tidak begitu. Ada beberapa orang ternyata sudah borong beberapa ruko yang ada, lalu mereka sewa-sewakan ke kami. Makanya kami tidak mau karena setelah mereka kuasai dijual dengan harga tinggi” ungkapnya jumat (15/12).

Begitu pula Pasar Wanci yang berada di pertengahan pantai Marina, Kelurahan Wanci, Kecamatan Wangiwangi, Kabupaten Wakatobi. Pasar tersebut diperkirakan menghabiskan uang negara hingga miliaran rupiah, lagi-lagi tak dihuni para pedagang ataupun penjual seyogianya pasar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Wakatobi, Kamarudin, saat ditemuai di ruang kerjanya mengatakan, permasalahan pasar baru Tomia dikarenakan sejumlah masyarakat tidak mendapat bagian alias tempat di pasar tersebut.

Pasar Baru Tomia Kecamatan Wangiwangi Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara. (Foto: IST)

“Sengaja dibangun di situ karena untuk memindahkan para penjual yang di pelabuhan itu supaya mereka naik ke atas (Pasar Baru, red). Dan mereka (penjual, red) sudah setuju. Setelah pembagian, mereka tidak kebagian, ini yang jadi masalah menurut saya ada kepentingan dan untuk saat ini kami lagi memikikan hal tersebut agar cepat teratasi,” tuturnya.

Sementara Pasar Wanci di Marina, Kamarudin juga mengatakan, pihaknya akan segera mengalihfungsikan kegunaan pasar tersebut dan itu sudah ia memberitahukan Bupati setempat.

“Di Marina ini saya sudah melapor ke Bupati bahwa saya akan alihfungsikan sebagai Gerai Industri Kecil dan saya sudah suruh anak buahku untuk desain kembali, tujuannya supaya kita kumpulkan semua pengrajin disitu dan rencananya kuliner kering saja yang dijual disitu dan tahun depan saya akan minta anggaranya di Bupati,” ungkapnya.

Reporter: Sahwan
Editor: Hendriansyah

Terkini