NEWSPROV SULTRA

Sekda Sultra Buka Kegiatan PKA Angkatan XX Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025

1144

Kendari, Mediakendari.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XX, Kamis (25/9/2025), bertempat di Aula BPSDM Provinsi Sultra.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para aparatur sipil negara lingkup pemerintah kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara, yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sulawesi Tenggara.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Tenggara, para pejabat struktural dan fungsional, para widyaiswara, fasilitator, instruktur, tamu undangan, serta seluruh peserta pelatihan.

Dalam sambutannya, Sekda Sultra menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap tantangan zaman. PKA dirancang untuk mencetak pemimpin yang memiliki kompetensi manajerial yang unggul.

“Pelatihan ini bertujuan untuk mencetak pemimpin yang kompeten dalam manajemen kinerja, dengan penguasaan berbagai kompetensi manajerial seperti integritas, kerja sama, komunikasi, orientasi pada hasil, pelayanan publik, pengembangan diri dan orang lain, pengelolaan perubahan, serta pengambilan keputusan,” ujar Sekda Sultra.

Lebih lanjut, Sekda Sultra menekankan pentingnya peran seorang administrator dalam menggerakkan tim secara efektif dan mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk mencapai tujuan organisasi.

Seorang pemimpin, lanjutnya, tidak hanya dituntut untuk mampu memimpin secara teknis, namun juga harus mampu menjadi motor penggerak perubahan yang membawa dampak positif dan berkelanjutan.
Dia berharap, pelatihan yang akan berlangsung selama 105 hari kerja atau 908 jam pelajaran ini mampu menghasilkan output berupa peningkatan kompetensi manajerial yang berdampak pada kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.

“Melalui pelatihan ini, kita berharap akan lahir aparatur yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap perubahan dan mampu menyesuaikan diri dengan dinamika serta kebiasaan kerja yang terus berkembang,” tambahnya.

Dalam konteks reformasi birokrasi, PKA merupakan bagian dari pembangunan menuju birokrasi berkelas dunia (World Class Bureaucracy) yang mengedepankan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan penguatan semangat “Bangga Melayani Bangsa” sebagai employer branding ASN.

Sekda juga menyinggung tantangan era digital saat ini, di mana aparatur sipil negara dituntut untuk menguasai teknologi informasi demi peningkatan efisiensi dan efektivitas pelayanan.
Menurutnya, pemerintah harus terus mencari cara-cara baru dalam menjawab tantangan global yang semakin kompleks, dan digitalisasi adalah salah satu jawaban utamanya.

“Penguasaan teknologi informasi menjadi keniscayaan di tengah arus transformasi digital. Hal ini bukan hanya mendukung kinerja individu, tetapi juga mempercepat layanan publik yang cepat, tepat, dan responsif,” ujarnya.

Sekda Sultra juga mengingatkan agar para peserta mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, karena hasil dari pelatihan ini bukan hanya berupa sertifikat, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk aksi nyata di lingkungan kerja masing-masing.

“Ikutilah pelatihan ini secara serius. Hasil yang kita harapkan adalah lahirnya perubahan nyata di organisasi, yang dimulai dari perubahan paradigma dan pola pikir setiap peserta. Aksi perubahan inilah yang nantinya akan memberikan dampak luas secara domino,” tegasnya.

Menutup sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk membangun semangat kolaboratif selama mengikuti pelatihan ini dan menjadikannya sebagai bekal penting dalam melaksanakan tugas-tugas kedinasan ke depan.

Laporan : Redaksi.

You cannot copy content of this page

You cannot print contents of this website.
Exit mobile version